Yandex

Terkini Daerah

Video Detik-detik Penikaman Selebgram Makassar, Pelaku Ternyata Teman Kencan Korban

Jumat, 5 Maret 2021 22:27 WIB
Tribun Timur

TRIBUN-VIDEO.COM - Motif penikaman yang dilakukan Aisyah Alfika (19) ke selebgram Makassar Ari Pratama (24), terungkap, Jumat (5/3/2021) siang.

Mahasiswi salah satu kampus universitas negeri di Makassar itu, mengaku sakit hati lantaran hamil dan hendak ditinggal Ari.

Pengakuan itu diungkapkan Aisyah saat diinterogasi polisi di Posko Resmob Polsek Panakukkang, Makassar.

Aisyah mengaku sengaja membawa pisau dari rumahnya di Komplek BTP Makassar.

Pisau dapur itu sengaja ia bawa untuk melampiaskan kekesalannya terhadap Ari.

"Sakit hatika karena mauka natinggalkan setelah tahu bilang hamilka," kata Aisyah.

Lebih jauh Aisyah mengaku bertemu dengan Ari di wisma memang hanya bertujuan untuk melakukan penikaman.

"Karena tidak Adami perasaanku sama dia (Ari)," ujar Aisyah kepada polisi.

Informasi yang diperoleh di lokasi, korban Ari Pratama chek in pada pukul 03.41 Wita atau dua jam sebelum penikaman terjadi.

Baca: Pengakuan Pelaku Penikaman Selebgram Ari Pratama hingga Tewas, Pura-pura Hamil Agar Tak Diputuskan

Ari disebut chek in bersama kekasihnya atau teman kencangnya Aisyah Alfika.

Skitar pukul 05.00 Wita, Ari Pratama keluar dari kamar 214 di Lantai 2 wisma.

Ia keluar kamar dalam keadaan bugil atau tanpa busana.

Dari rekaman CCTV wisma, Ari terlihat menutupi alat vitalnya menggunakan tangan.

Ia juga menutupi dadanya yang mengalami luka tusukan dengan tangan.

Ia lalu berlari ke lobi wisma untuk meminta pertolongan.

"Dia bilang ke saya, kak saya ditikam sama cewek di atas'," kata petugas wisma, Roni (28).

Kedatangan korban yang menderita luka tusuk dan bersimbah darah itu membuat Roni panik. Roni lantas keluar dari Wisma meminta tolong. Tapi kondisi korban semakin memburuk.

"Cowok (korban) bangun lagi setelah jatuh di lobi, dia coba jalan tapi jatuh lagi. Karena dia mungkin takut juga, dia bangun lagi, terus dia jatuh terakhirnya," kata Roni.

Ari kata Roni, dalam kondisi bersimbah darah, coba berdiri lalu berjalan. Namun, tumbang lagi.

Roni pun mengaku panik.

Baca: Kronologi Penikaman Selebgram di Penginapan, Pelaku Sempat Sembunyi di Kamar Lain

Ia (Ari) pun, terkapar di depan wisma dan dinyatakan meninggal dunia.

Kondisi itu, lanjut Roni, membuat dirinya mulai panik.

"Cowoknya (Ari) sempat bangun lagi setelah jatuh di lobi, dia coba jalan tapi jatuh lagi. Mungkin takut juga, dia bangun lagi, terus dia jatuh lagi terakhirnya," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Iqbal Usman.

"Kronologis singkat kejadiannya berawal dari lantai dua di salah satu kamar wisma ini. Kemudian setelah korban (Ari) dianiaya, lari menyelamatkan diri di lantai satu (dasar)," ujarnya.

Saat tiba di lantai dasar, Ari Pratama yang mengalami pendarahan hebat akibat luka tikaman yang diderita pun tumbang.

SPKT Polsek Panakukkang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi AP ke RS Bhayangkara.

Namun, nyawanya tidak tertolong lagi.(Tribun-Timur/Muslimin Emba)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ngaku Sakit Hati, Ini Pengakuan Mahasiswi Penikam Selebgram Makassar

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Timur
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved