Yandex

Terkini Metropolitan

Cerita Guru di Tangsel yang Kangen Bertemu Murid setelah Setahun Penuh Mengajar Online: Sangat Berat

Rabu, 3 Maret 2021 22:10 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUN-VIDEO.COM, SERPONG - Setidaknya, sudah satu tahun para guru di Tangerang Selatan (Tangsel) mengajar muridnya secara online.

Hal itu disebabkan pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret 2020 lalu.

Kerumunan murid di kelas dikhawatirkan akan menjadi klaster penularan virus ganas itu. 

Baca: Presiden Jokowi Berharap Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Bisa Dimulai Juli 2021

Para guru hanya bisa berkomunikasi dengan muridnya melalui gawai secara daring atau online.

Materi pelajaran pun tak sempurna tersampaikan. Jaringan internet berbeda dengan jalinan guru terhadap muridnya dalam mengajar. 

Secara emosional, para guru juga mengaku kangen dengan muridnya.

Hal itu diungkapkan Guru Bahasa Inggris SMPN 4 Tangsel, Siti Noorzanah (59), usai menjalani vaksinasi Covid-19 di SMPN 11 Tangsel, Rabu (3/3/2021).

Siti berharap KBM tatap muka bisa segera digelar agar bisa bertemu langsung dengan anak ajarnya.

"Saya habis divaksin bersama teman-teman semua. Ya kita berharap selesai vaksin ini segera bisa tatap muka. Kita guru-guru sudah kangen sama muridnya," kata Siti.

Kendati terhubung lewat teknologi dengan muridnya, Siti mengaku metode tatap muka tak tergantikan. 

"Jadi sejauh ini pembelajaran virtualnya jalan, tapi memang gimana ya, namanya juga enggak bisa interaksi sama siswa itu beda, kalau kita belajar di kelas interaksi sama siswa, tetap beda," ujarnya.

Selama 30 tahun menjadi pahlawan tanpa tanda jasa, Siti mengakui tahun ajaran di tengah pandemi Covid-19 adalah yang terberat. 

"Sangat berat, sangat berat, tidak hanya bagi gurunya, bagi siswanya bagi orang tuanya, sama, semua berat," pungkas Siti.

Baca: Nadiem Makarim Targetkan Vaksin Guru Selesai Akhir Juni, Belajar Tatap Muka Sekolah Dibuka Juli

Hal yang sama diutarakan, Alimunir (56), yang juga guru di SMPN 4 Tangsel. Bagi Alimunir, para murid sudah seperti anaknya sendiri. 

"Waduh, luar biasa ya, gimana sih orang tua dengan anaknya, kangen banget," kata Alimunir di lokasi yang sama.

Menurut guru matematika itu, pembelajaran online juga tidak efektif untuk menyampaikan rumus-rumus eksak yang diajarkannya.

"Kangen sekali karena sudah satu tahun, karena ngajar via online itu agak kurang tepat sasaran juga," pungkas Alimunir. (*)

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved