Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Dinsos Buleleng Aktifkan JKN-KIS PBI untuk Bayi yang Lahir dengan Kelamin Ganda di Desa Sepang

Minggu, 28 Februari 2021 15:48 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM - Telah lahir seorang bayi dengan dua kelamin, yakni perempuan dan laki-laki di Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra mendatangi kediaman bayi malang tersebut.

Dilansir oleh TribunBali.com, Kariaman menyebut, kedatangannya itu untuk menyerahkan JKN-KIS PBI yang sudah aktif, untuk bayi dari pasangan Dewa Made Rai Sudarsana (36) dan Jero Made Giriantini (25).

Sehingga dengan aktifnya jaminan kesehatan, ia berharap dapat membantu bayi tersebut untuk mendapatkan penanganan kesehatan.

"Saya lihat memang kelamin dari bayi itu masih belum jelas. Kami mengambil langkah cepat dengan memberikan kartu KIS untuk bayi tersebut, sehingga bisa segera mendapatkan penanganan medis.

Kami juga akan berkoordinasi dengan RSUD Buleleng dan Dinkes Buleleng agar penanganannya cepat dilakukan," terang Kariaman.

Mengingat orang tua bayi tergolong kurang mampu, pihaknya akan segera memasukannya dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, agar bisa menerima bantuan lain dari pemerintah pusat atau daerah.

Baca: Geger Bayi Diduga Berkelamin Ganda, Orangtua Mengaku Bingung dan Belum Berikan Nama

Baca: Lahir dengan Kelainan Kelamin, Bayi di Desa Sepang Buleleng Punya Kelamin Ganda

Seperti diberitakan, Anak ketiga dari pasutri Dewa Made Rai Sudarsana (36) bersama istrinya Jero Made Giriantini lahir dalam kondisi kelainan pada kelamin.

Sudarsana mengatakan, kelamin milik anaknya itu tidak berkembang dengan sempurna, sehingga terkesan seperti memiliki kelamin ganda.

Kondisi ini baru diketahui oleh Sudarsana bersama istri, saat sang bayi dilahirkan secara caesar pada 16 Februari kemarin, di salah satu rumah sakit swasta di kota Singaraja.

Melihat sang anak terlahir dalam kondisi seperti itu, pihak rumah sakit akan mencoba melakukan tindakan USG guna mengindentifikasi.

Namun tindakan USG itu baru bisa dilakukan jika bayi sudah berumur tiga bulan.

Kendati demikian, Sudarsana mengaku, meski dalam kondisi seperti itu, sang bayi tetap bisa buang air.

Sayangnya untuk melakukan USG serta tindakan operasi agar kelamin sang anak dapat dibentuk sesuai dengan jenis kelaminnya, Sudarsana mengaku terkendala biaya.

Sebab hanya bayi tersebut yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Sementara Sudarsana bersama istri dan dua anaknya yang lain sudah memiliki JKN KIS PBI.

(Tribun-video.com/TribunBali.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul UPDATE: Dinsos Buleleng Aktifkan JKN-KIS PBI Bayi dengan Kelainan Kelamin di Desa Sepang

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Larasati Putri
Video Production: Enggar Tiasto
Sumber: Tribun Bali
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved