Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Dilaporkan Kades, Isma dan Bayi 6 Bulannya Ditahan di Aceh Utara seusai Divonis Langgar UU ITE

Sabtu, 27 Februari 2021 20:19 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang ibu di Aceh Utara dilaporkan oleh kepala desanya dalam kasus pencemaran nama baik.

Seusai divonis bersalah Isma (33) dan bayinya yang berusia enam bulan harus menghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara.

Bakhtiar yang merupakan Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara melaporkan Isma perihal unggahan video di Facebooknya.

Yakni video memperlihatkan kericuhan kepala desa dan ibu Isma yang berakhir dengan kepala Bakhtiar dipukul dengan kain.

Video itu pun viral di media sosial pada April 2020, sehingga membuat Bakhtiar melaporkan Isma ke polisi dengan alasan pencemaran nama baik.

Dikutip dari Kompas.com, Isma divonis bersalah karena melanggar Undang-undang Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara.

Isma pun divonis tiga bulan tahanan di Rutan Lhoksukon dan terpaksa membawa bayinya yang masih berusia 6 bulan karena masih membutuhkan ASI.

“Anak bayinya enam bulan juga di tahanan, karena masih menyusui, dan itu sesuai aturan dibolehkan ikut ibunya di tahanan,” katanya.

Kepala Rutan Lhoksukon Yusnadi mengatakan, sejak Isma ditahan ada beberapa politikus yang menelponnya.

Mereka meminta agar Isma bisa menjalani tahanan di rumah sebagai tahanan kota.

“Ada tiga politisi menghubugi saya, ada Ketua DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten) Aceh Utara Arafat, Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Hendra Yuliansyah, dan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI Haji Uma (Sudirman). Mereka meminta solusi hukum, saya bilang, prinsipnya saya welcome. Namun itu bukan kewenangan saya, saya sudah lapor ke Kanwil Hukum dan HAM Aceh,” kata Yusnadi saat dihubungi, Sabtu (27/2/2021).

Yusnadi pun mengatakan, di sana ia hanya bertugas untuk menerima dan menjaga tahanan.

Soal tuntutan dan hal lain, harus didiskusikan dengan lembaga lainnya seperti jaksa dan polisi.

“Dia sudah menjalani lima hari di Rutan. Nah, sisanya bearti dua bulan lima hari lagi. Prinsipnya jika ada celah hukum, saya pikir, semua kita sepakat prinsip kemanusiaan diutamakan. Saya lapor pimpinan saya di Kanwil Hukum dan HAM Aceh, terkait masalah ini,” pungkasnya. (Tribun-video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Divonis Langgar UU ITE, Ibu dan Bayi 6 Bulan Ditahan di Aceh Utara"

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Dea Mita
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved