Yandex

BPBD Padang Mulai Hentikan Distribusikan Air Bersih, Setelah Hujan Mengguyur Ibu Kota Padang

Sabtu, 27 Februari 2021 14:23 WIB
Tribun Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUN-VIDEO.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut hingga Jumat (26/2/2021) sudah tidak ada lagi laporan masyarakat kekurangan air bersih menyusul hujan turun.

Sebelumnya, Kota Padang dilanda musim kemarau, sehingga masyarakat kesulitan akan air bersih.

Sebelumnya, BPBD Kota Padang dan relawan lainnya mendistribusikan air ke rumah-rumah masyarakat menggunakan mobil.

"Hari ini (Jumat 26/2/2021) kami tidak ada lagi melakukan distribusi air," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra, Jumat (26/2/2021).

Pihaknya berharap, meskipun sudah tidak ada lagi laporan kekeringan, namun harapannya air bersih bisa terpenuhi menyusul hujan mulai turun.

"Jadi tidak ada permintaan, mudah-mudahan bisalah terpenuhi air bersih di masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Sutan Hendra mengatakan ada 7 kelurahan di Kota Padang mengalami kekeringan.

Hal itu dikatakan oleh Sutan Hendra saat mendistribusikan air bersih di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Sampai saat ini memang memasuki hari keenam kami mendistribusikan air bersih untuk warga Kota Padang yang kekeringan," kata Sutan Hendra beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, akibat kemarau membuat masyarakat kesulitan akan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia menyebutkan, masyarakat yang mengalami kekeringan biasanya mengambil air dari mata air yang berada di atas bukit atau sumur.

"Namun, untuk kondisi sekarang sudah mengering. Kemarin sempat turun hujan, tapi tidak merubah apapun," kata Sutan Hendra.

Sutan Hendra menyebutkan sudah ada sekitar 100 ribu liter mendiatribusikan air bersama ACT dan rumah zakat.

"Saat ini ada 7 Kelurahan yang mengalami kekeringan, yaitu di Seberang Palinggam, Batang Arau, Bukit Gado-gado, Rawang, Mata Air, Padang Besi, dan Pengambiran," ujarnya.

Dijelaskannya, 7 titik kekeringan tersebut berlokasi di 3 Kecamatan di Kota Padang.

"Kami melakukan pendistribusian air bersih dari siang hari, tapi kalau perlu dilakukan sampai malam akan kita lakukan," sebutnya.

Sutan Hendra mengungkapkan, kekeringan tahun ini tidak terlalu parah dibandingkan kekeringan pada tahun 2019 yang lalu.

"Berdasarkan prakiraan BMKG, diperkirakan hujan akan turun pada Bulan Maret 2021 mendatang," katanya.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved