Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Geger Pesta Seks 5 Pelajar di Balai Desa di Sragen saat Siang Bolong, Inisiatornya Seorang Siswi SMP

Sabtu, 27 Februari 2021 09:53 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah balai desa di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sukodono, Sragen, dijadikan tempat pesta seks lima anak yang masih di bawah umur.

Aksi tak pantas itu terjadi pada 12 Desember 2020 lalu sekira pukul 14.00 WIB.

Pesta seks tersebut bahkan diketahui dilakukan di kamar mandi balai desa.

Dikutip dari TribunSolo, Pengacara korban dari LBH Mawar Saron Solo, Andar Beniala Lumbanraja mengatakan, korban W (9), awalnya diajak oleh temannya berinisial P (14) seorang siswi kelas IX untuk bermain di balai desa.

P kemudian memberikan iming-iming jajan agar W mau diajak ke balai desa.

Sesampainya di balai desa, sudah ada tiga laki-laki yang diduga masih duduk di bangku SMP yang merupakan teman dari P.

Korban lantas diajak ke dalam kamar mandi, dan di dalam sana, anak-anak di bawah umur itu melakukan pesta seks.

"Korban pun langsung diajak masuk ke dalam kamar mandi. Di sana mereka melakukan tindakan yang tidak sepantasnya dilakukan," tutur dia, Jumat (26/2/2021).

Di dalam toilet tersebut, P melakukan hubungan seks dengan dua orang teman prianya.

Sementara W dipaksa berhubungan badan dengan seorang pria yang merupakan teman dari P.

"Sedangkan W dipaksa untuk melakukan hubungan seks juga dengan salah satu pria teman si P," ucapnya.

Baca: Seorang Guru Les Cabuli 4 Murid selama Satu Tahun, Korban Diiming-imingi Bebas Internet di Kontrakan

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum bisa mengungkap inisial pada pelaku pesta seks di toilet kantor desa itu.

”Anak ini baru pertama kali bertemu anak-anak tersebut sehingga tidak tahu namanya. Sementara P saat ini belum menyampaikan,” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, kondisi kejiwaan W saat ini sangat terguncang.

Ia ketakutan untuk bertemu siapapun termasuk laki-laki.

W bahkan kerap marah-marah jika bertemu dengan rombongan laki-laki.

Selain itu, korban juga tidak mau berbicara terlalu banyak tentang apapun, terlebih lawan bicaranya seorang laki-laki.

"Dia cuma mau terbuka kalau teman ngobrolnya perempuan," jelas dia.

Sebelum pencabulan dan pesta seks di toilet kantor kepala desa ini, W diketahui diperkosa oleh seorang oknum guru silat.

Ironisnya, pria berinisial S ini adalah tetangga korban.

Hingga kini, para pelaku pencabulan terhadap W belum ditindak oleh kepolisian.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Pelaku Rudapaksa Bocah 9 Tahun di Sragen Berkeliaran, Pengacara : Tangkap Supaya Tak Ada Korban Lagi

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Video Production: arvent
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved