Yandex

INDONESIA UPDATE

Mulai Aktifkan Polisi Virtual, Polisi Tegur 3 Akun, Kadiv Humas: Ada Potensi Ujaran Kebencian

Kamis, 25 Februari 2021 14:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepolisian RI sudah mulai mengaktifkan Polisi Virtual atau Virtual Police untuk mengurangi konten-konten hoaks di media sosial.
Pengaktifan Virtual Police ini berdasarkan surat edaran Kapolri Nomor SE/2/II/2021.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, sudah menemukan 3 akun yang mendapat teguran dari Polri.

Hal tersebut disampaikan oleh Argo lewat konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Sebuah akun di Twitter ditegur karena mengunggah gambar beserta tulisan yang dianggap berpotensi ujaran kebencian.

Konten tersebut diunggah pada 21 Februari 2021 pukul 15.15 WIB.

Dalam tegurannya kepada pemilik akun, Argo mengimbau untuk mengubah atau mengoreksi konten tersebut agar tidak menimbulkan polemik.

Argo mengungkapkan, petugas virtual police bertugas memantau aktivitas di media sosial.

Jika nantinya ada konten-konten yang berpotensi melanggar UU ITE, maka petugas akan melaporkannya ke atasan.

Unggahan konten kemudian di olah oleh para ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE untuk dianalisa.

Jika nanti ditemukan adanya potensi pelanggaran UU ITE, petugas polisi virtual akan mengirimkan pesan dirrect message ke akun tersebut.

Ia menegaskan, sesuai surat edaran Kapolri, virtual police bertujuan untuk memonitor, mengedukasi, dan mencegah masyarakat dari potensi tindak pidana siber.

Argo berharap, kehadiran polisi vitual mengurangi konten-konten hoaks di media sosial.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat juga lebih berhati-hati dalam mengunggah konten ke media sosial. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved