Yandex

Kasus 4 Petugas Forensik di Pematangsiantar Dihentikan, Kajari Jaksa Peneliti Buat Kekeliruan

Kamis, 25 Februari 2021 14:50 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus empat petugas forensik yang memandikan jenazah pasien Covid-19 di Pematangsiantar resmi dihentikan oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Padahal sebelumnya, mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka dan terancam hukuman 5 tahun penjara.

Kejari menegaskan, ada kekeliruan yang dibuat oleh jaksa peneliti terkait kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar Agustinus Wijoyo menuturkan, pihaknya sudh mengeluarkan surat ketetapan penghentian penuntutan (SKP3) kepada keempat petugas forensik tersebut.

Kasus yang menjerat empat petugas berinisial DAAY, ESPS, RS, dan REP tersebut resmi dihentikan.

Menurut Agustinus, jaksa peneliti telah membuat kekeliruan dalam penyelidikan kasus ini.

Agustinus menyampaikan, unsur-unsur tuntutan tak terpenuhi kepada para terdakwa.

Ia mengungkapkan, karena tak cukup bukti yang kuat, maka kasus tersebut resmi dihentikan.

Agustinus menerangkan, dari pemeriksaan, keempat tersangka tak terbukti melakukan penistaan agama.

Pasalnya, keempat petugas hanya memandikan jenazah untuk membersihkan kotoran yang melekat di tubuh pasien, bukan untuk menistakan agama.

Terlebih lagi, jenazah tersebut terinfeksi Covid-19 yang harus segera dilakukan pemakaman.

Jaksa tak menemukan adanya niat dari empat petugas forensik ini untuk menodai agama dengan cara memandikan jenazah bukan muhrim hingga membuka pakaian pasien sampai telanjang.

Menurut Agustinus, unsur kesengajaan yang dilakukan di tempat umum juga dianggap gugur karena tak cukup bukti.

Pasalnya ruangan jenazah di RSUD Djasemen Saragih juga tak sembarang orang bisa masuk ke sana pada saat pandemi Covid-19. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved