Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Diduga Berseteru, Wali Kota Tegal dan Wawali akan Dipanggil DPRD: Mereka Satu Paket

Rabu, 24 Februari 2021 07:27 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah berencanan untuk memanggil Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan wakilnya Muhamad Jumadi.

Keduanya akan dimintai klarifikasi soal dugaan perseteruan yang tengah terjadi.

Rumor ini muncul setelah Jumadi diketahui tak berkantor serta sopir dan ajudannya yang ditarik Sekda.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro mengatakan pemanggilan terhadap keduanya diinisiasi oleh partai pendukung yang mengusung mereka.

"Inisiator untuk mengundang keduanya datang dari partai pendukung. Yang secara kewajiban moral bertanggung jawab terhadap calon yang diusungnya," kata Kusnendro kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Tak hanya mengakomodir partai pengusung, DPRD juga akan mengambil sikap apabila ada usulan dari fraksi lain terkait dengan persoalan ini.

DPRD akan meminta penjelsan terkait penyebab Jumadi yang tak berkantor sejak 11 Februari hingga alasan ditariknya sopir dan ajudannya.

"Nantinya ada sejumlah hal yang perlu ditanyakan. Mulai dari fasilitas Wakil Wali Kota yang ditarik, sampai persoalan lainnya. Tujuannya agar jalannya pemerintahan bisa berjalan dengan baik seperti semula," katanya.

Menurut Kusnendro, apabila memang ada persoalan yang terjadi antara keduanya, maka harus segera diselesaikan.

Baca: Tanggapi Polemik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Ganjar Pranowo: Mbok Duduk Bareng

Terlebih Dedy dan Jumadi merupakan satu paket yang dipilih oleh masyarakat.

"Ada rembuk ya harus dirembuk. Pasti ada jalan keluarnya. Duduk bersama tak perlu diributkan," katanya.

Kusnendro menilai, perselisihan ini akan menimbulkan masalah baru yang nantinya akan mengganggu pelayanan pada masyarakat.

"Wali kota dan wakil wali kota itu satu paket dipilih warga, dan sekarang masih satu kesatuan. Kalau kemudian saat ini terjadi ada ketidakharmonisan yang dirugikan masyarakat," kata dia.

Ia pun berharap agar masalah ini bisa segera diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya, Jumadi sempat berangkat ke kantor diantar oleh istrinya pada Selasa (23/2) pagi.

Namun sesampainya di kantor, Jumadi mendapati kantornya terkunci tanpa staf di dalamnya.

Mendapati hal itu, Jumadi mengaku kecewa. "

Saya ke kantor diantar istri karena tidak ada sopir dan ajudan. Saya mau masuk ternyata pintunya terkunci. Tidak ada staf di dalam," kata Jumadi, kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Jumadi pun mempertanyakan hal itu, namun karena tak mendapat jawaban ia memilih bertolak ke rumah dinasnya.

"Saya tidak tahu ini maksudnya apa. Masa mau nunggu di luar sini," ujar Jumadi.

Di sisi lain, Jumadi membantah adanya rumor ketidakharmonisan hubungannya dengan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

"Sebenarnya oke-oke saja. Namun saya tidak mengerti ada apa ini. Saya tidak ada masalah dan semua harusnya bisa dikomunikasikan," kata dia.
Sementara itu, Sekda Kota Tegal Johardi mengatakan, Jumadi harus menghadap Wali Kota Tegal terlebih dahulu dulu.

"Kan harus menghadap Pak Wali Kota dulu biar dibuka. Memberi penjelasan kepada Wali Kota," jelas Sekda.

Johardi sebelumnya mengungkapkan alasan menarik sopir dan ajudan Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi.

Dikatakannya, sopir dan ajudan Jumadi sebelumnya telah mengajukan pengunduran diri setelah menganggur dan tidak mengetahui keberadaan Jumadi.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangggapi Perseteruan, DPRD Akan Panggil Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal"

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved