Yandex

Inventarisasi Kendala Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Pj Gubernur juga Dapat Penjelasan Kapolda

Selasa, 23 Februari 2021 16:18 WIB
Tribun Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUN-VIDEO.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Hamdani meminta semua pihak berperan aktif mempercepat pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru.

Menurut Hamdani, keberadaan jalan tol tersebut akan membawa efek positif pada pertumbuhan ekonomi Sumbar ke depan.

"Saya sangat antusias dengan pembangunan jalan tol ini, bahkan di hari kedua saya menjabat sebagai Penjabat Gubernur saya langsung menemui Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Hermanto dan berkoordinasi terkait persoalan proyek strategis nasional ini," ujar Hamdani, Senin (22/2/2021).

Hamdani menyebutkan, dirinya sudah mengurai persoalan tersebut dan berkomunikasi dengan pihak terkait seperti Forkominda Sumbar.

Selain itu juga dengan Pemkab Padang Pariaman agar proyek nasional yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Februari 2018 lalu itu dapat segera dituntaskan.

"Kepada saya, Kapolda bahkan menjelaskan pihak aparat sudah mengambil langkah persuasif dan tegas dengan menindak pihak-pihak yang terindikasi menjadi penghalang pembangunan jalan tol," tambah Hamdani.

Ia menuturkan, dirinya pada Jumat (19/2/2021) lalu telah menggelar pertemuan tertutup dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Hermanto.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menyampaikan beberapa hal terkait situasi terkini pembangunan jalan tol yang sudah lama diresmikan tersebut.

Hamdani menambahkan pihaknya sudah dapat menginventarisasi persoalan dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sehingga proses pembangunan jalan tol selama ini terhalang.

"Dengan adanya pertemuan saat ini, maka semakin jelas arah pelaksanaan jalan tol ini."

"Sekali lagi saya juga berharap, pihak HK juga sudah dapat merespon dengan baik dan cepat atas apa yang kita bicarakan saat ini," ujar Hamdani.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Padang Pariaman, Jonpriadi menjelaskan masyarakat Padang Pariaman sangat antusias dengan pelaksanaan jalan tol tersebut.

Sebelumnya, kata Jon memang ada keluhan masyarakat terkait adanya persoalan yang menjadi penghalang dan hambatan pembangunan jalan tol tersebut.

Diakuinya ada persoalan utama yang menjadi kendala terberat pembangunan jalan tol itu yakni besaran ganti rugi tanah dan persoalan dokumen tanah yang sedianya akan dilalui proyek jalan tol tersebut.

Di sisi lain, Kakanwil Badan Pertanahan Nasional dan Agraria Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat Saiful menjelaskan, persoalan dokumen tanah yang selama ini kerap menjadi masalah sudah dapat diselesaikan satu per satu.

"Pembayaran ganti rugi tanah yang bermasalah itu sudah dapat diselesaikan sebelum lebaran Tahun 2021 ini," tutur Saiful.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved