Yandex

INDONESIA UPDATE

Duduk Perkara Kasus 4 Ibu Lempari Atap Pabrik Tembakau, Ditangkap hingga Bawa Balita ke Sel Tahanan

Selasa, 23 Februari 2021 14:49 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus empat ibu yang melakukan aksi protes dengan cara melempari atap pabrik tembakau di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat masih terus berlanjut.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Praya mengabulkan penahanan empat ibu rumah tangga tersebut.

Mereka dan dua balita yang dibawa ke tahanan kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing, Senin (22/2/2021).

Kedatangan mereka juga disambut baik oleh warga di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng.

Keempatya yakni Fatimah (49), Martini (22), Hulyiah (40) dan Nurul Hidayah (38).

Penangguhan tersebut dilakukan karena dua di antara 4 ibu tersebut membawa balita ke dalam tahanan.

Diketahui, keempatnya melakukan aksi melempar batu ke atap pabrik tembakau.

Mereka mengaku emosi karena pabrik tersebut mengeluarkan bau menyengat yang dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan anak mereka.

Baca: Empat Ibu-ibu dan Balita yang Dipenjara karena Lempari Pabrik Bebas, Dapat Penangguhan Penahanan

Suhardi, pemilik pabrik mengaku anggota Dewan Lombok Tengah sempat sidk ke pabrik tersebut dan tidak mencium bau apa pun.

Ia mempertanyakan mengapa kasus ini baru diributkan sekarang.

Suhardi yang tak terima pabriknya dilempari batu lantas membuat laporan ke pihak kepolisian pada 26 Desember 2020.

Pihak kepolisian lantas melakukan penyelidikan dan menangkap 4 ibu tersebut.

Keempat ibu yang melempari atap pabrik kemudian ditahan di Rutan Praya, Lombok Tengah.

Dalam pengakuannya Suhardi menuturkan, sebetulnya dirinya tak mau membuat laporan ke pihak kepolisian.

Namun karena aksi pelemparan tersebut membuat pekerjanya ketakutan. Mengenai kerusakan yang dialami pabrik tersebut, Suhardi mengaku sudah memperbaikinya bagian atap yang bolong. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved