Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Empat Ibu-ibu dan Balita yang Dipenjara karena Lempari Pabrik Bebas, Dapat Penangguhan Penahanan

Selasa, 23 Februari 2021 11:07 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Tangis bahagia keluarga menyambut kedatangan empat ibu di Desa Wajageseng, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Sebelumnya mereka sempat ditahan oleh polisi terkait kasus pelemparan bangunan pabrik tembakau UD Mawar Putra.

Dilansir oleh TribunLombok.com, penahanan empat ibu tersebut akhirnya ditangguhkan.

Mereka dapat menghirup udara segar, pulang ke rumah dan bertemu keluarga masing-masing pada Senin (22/2/2021) sore.

Warga dan para pengantar ramai mengerumuni rumah ibu-ibu tersebut di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng.

Baca: Momen Haru Kepulangan 4 Ibu Pelempar Pabrik di Lombok, Disambut Tangis Keluarga dan Warga Satu Desa

Setelah mendapat penangguhan penahanan, ibu-ibu tersebut mengaku sangat senang.

Mereka tidak sabar ingin bertemu keluarga lagi. Saking bahagianya, salah seorang di antaranya tidak bisa banyak berkomentar.

"Bahagia banget pak, alhamdulillah kita bersyukur bisa keluar dari tahanan," kata Martini, seusai penangguhan penahanan di Pengadilan Negeri (PN) Praya, Senin (22/2/2021) siang.

Martini merupakan salah seorang ibu yang membawa anaknya ke sel tahanan karena sang balita masih menyusui.

Empat ibu rumah tangga yang ditahan di antaranya adalah Nurul Hidayah (38), Martini (22), Fatimah (38), dan Hultiah (40).

Mereka dilaporkan pemilik pabrik tembakau UD Mawar Putra, setelah melakukan pelemparan pada 26 Desember 2020.

Baca: Video Pengakuan Pemilik Pabrik yang Penjarakan 4 Ibu-ibu di Lombok Tengah: Kenapa Saya Dihujat Terus

Selain empat ibu itu, dua balita juga turut masuk sel tahanan karena membutuhkan asupan air susu ibu.

Namun setelah mendapat sorotan publik, keempat ibu tersebut mendapatkan jaminan penangguhan penahanan dari banyak pihak.

Mulai dari Pemprov NTB, kepala Desa Wajageseng, suami, dan tim kuasa hukum.

Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah pun turun menjeguk keempat ibu-ibu tersebut bersama Komisi III DPR RI.

"Terima kasih kepada ibu Sari Yulianti, Anggota DPR Komisi III Dapil NTB yg membantu proses penangguhan ibu-ibu di Rutan Praya siang ini," kata Zulkieflimansyah di akun medis sosialnya, Senin (22/2/2021).

Zulkieflimansyah berterima kasih kepada teman-teman dari Pemda Provinsi NTB, Pemda Lombok Tengah, Pengadilan Negeri Praya, Polres Lombok Tengah, dan teman-teman Rutan Praya, dan anggota DPRD Provinsi dan DPRD Lombok Tengah.

(Tribun-video.com/TribunLombok.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunlombok.com dengan judul Kepulangan 4 Ibu-ibu Disambut Haru Keluarga, Penahanan Akhirnya Ditangguhkan

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Larasati Putri
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Lombok
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved