Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Detik-detik Polisi Tembak Mati Pelaku Penyanderaan dan Pencabulan, Tolak Negosiasi dan Menegangkan

Selasa, 23 Februari 2021 09:14 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), menembak mati SY (46), pelaku penyanderaan seorang gadis di wilayah tersebut yang merupakan buron kasus tindak asusila anak dibawah umur.

Adapun lokasi kejadian tersebut terjadi di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara ( HSU), Kalimantan Selatan.

SY, penyandera anak di bawah umur di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan ( Kalsel) tewas ditembak polisi.

Saat disergap polisi, SY berusaha membebaskan MU (15) yang disanderanya pada Minggu (21/2/2021).

Kemudian SY ditembak mati karena menembak polisi menggunakan senjata api rakitan saat akan ditangkap.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan mengatakan, kejadian itu berawal saat polisi mendapatkan laporan dari orangtua korban.

Sebab, anak perempuannya yang masih di bawah umur dibawa lari pelaku dan disandera setelah dinikahi secara siri.

"Tersangka SY telah menikahi seorang perempuan warga yang masih di bawah umur tanpa sepengetahuan dan tanpa seijin orang tua korban," ungkapnya, Senin (22/2/2021).

Setelah melakukan pendalaman penyelidikan terkait kasus itu, tempat persembunyian pelaku dan keberadaan korban akhirnya dapat diketahui oleh polisi.

Baca: Tangis Keluarga Pecah, Jenazah WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tiba di Kampung Halaman

Namun, saat dilakukan penyergapan itu pelaku justru melawan dan menolak upaya negosiasi dengan melepaskan tembakan kepada petugas kepolisian.

"Anggota Satreskrim berusaha negosiasi agar korban dilepas, tapi tersangka malah menembakan pistol, spontan anggota memberikan tembakan peringatan," jelasnya.

Tapi tembakan peringatan itu juga lagi-lagi tak dihiraukan pelaku dan semakin beringas untuk melakukan perlawanan.

Karena aksi yang dilakukan pelaku saat itu sudah dinilai membahayakan petugas dan sandera, akhirnya tindakan tegas terpaksa dilakukan polisi.

"Setelah tiga kali tembakan peringatan tak di hiraukan tersangka, maka dilakukan penembakan ke arah kaki tersangka tapi tersangka tetap membalas menembak dan akhirnya tersangka jatuh kena tembak arah badan," terangnya.

Akibat insiden itu, pelaku mengalami luka tembak di bagian dada dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Tapi naasnya nyawanya tak berhasil diselamatkan.

"Saat diberikan pertolongan ke Rumah Sakit Pembelah Batung Amuntai, tersangka meninggal dunia," tutur Arif.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan dua senjata api rakitan jenis pistol dan senapan laras panjang.

Barang bukti senjata api ilegal tersebut saat ini sudah diamankan petugas.

Sedangkan jenazah yang bersangkutan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Tribun-video.com/ Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Detik-detik Baku Tembak Polisi dengan Penyandera Anak, Pelaku Tewas setelah Menolak Negosiasi"

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved