Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Mengaku Siap Dihukum Mati demi Masyarakat, Eks Menteri KKP Edhy Prabowo: Lebih dari Itu Saya Siap

Selasa, 23 Februari 2021 08:59 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku siap bertanggung jawab, termasuk dikenai hukuman mati jika terbukti bersalah.

Ada pun Edhy merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benur, di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dilansir oleh Kompas.com, Edhy mengatakan tidak akan lari dari kesalahan dan tetap akan bertanggung jawab.

Jika terbukti salah, dirinya siap dihukum mati, bahkan lebih dari itu pun ia mengaku siap, demi masyarakat.

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap yang penting demi masyarakat saya,” ucap dia.

Ia mengklaim setiap kebijakan yang diambilnya termasuk soal perizinan ekspor benur semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat.

Sebagai bukti kebijakannya adalah untuk kepentingan rakyat, Edhy mencontohkan soal kebijakan yang dikeluarkannya terkait perizinan kapal.

Ia menyebut, sebelum kebijakan soal izin kapal ia keluarkan, izin kapal bisa memerlukan waktu hingga 14 hari.

Baca: Kesal Dibully saat Jadi Tersangka KPK, Edhy Prabowo Singgung Jasanya Bawa 14 Medali Emas Asean Games

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM ( Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej menilai,dan Edhy dan mantan menteri sosial Juliari Batubara layak dituntut hukuman mati.

Menurut Eddy Hiariej, kedua mantan menteri itu layak dituntut hukuman mati karena melakukan praktik korupsi di tengah pandemi Covid-19.

Adapun dalam kasus ini KPK total menetapkan tujuh tersangka dalam kasus tersebut.

Sebagai penerima suap, yaitu Edhy, Staf Khusus Edhy sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri, Staf Khusus Edhy sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Andreau Misanta Pribadi.

Lalu, Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy, pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi, dan Ainul Faqih selaku staf istri Edhy.

Sedangkan tersangka pemberi suap, yakni Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito yang saat ini sudah berstatus terdakwa dan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

(Tribun-video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Edhy Prabowo: Jangankan Dihukum Mati, Lebih dari Itu Pun Saya Siap"

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Larasati Putri
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved