Yandex

Terkini Daerah

Pimpinan UPT Pasar Induk Tanjung Selor Tegaskan Tidak Boleh Ada Bangunan Kios di Atas Parit

Senin, 22 Februari 2021 22:01 WIB
Tribun Kaltara

TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG SELOR - Pihak UPT Pasar Induk Tanjung Selor, melaksanakan penertiban bangunan kios di area pedagang ayam.

Di sana terdapat deretan 50 kios, ukuran 4 kali 3 Meter, yang menjadi lokasi pedagang ayam potong dan ayam kampung.

Penertiban yang dihadiri oleh Kepala UPT Pasar Induk, personel Babinsa dari Kodim 0903 / Tanjung Selor, serta Bhabinkamtibas Polres Bulungan ini, menyasar bagian belakang kios, yang berdiri di atas parit.

Menurutnya, penertiban ini dilakukan karena sesuai peraturan, bangunan di atas parit tidak boleh didirikan, kecuali untuk bagian jembatan dari belakang kios.

"Begini, selain bangunan untuk jembatan di atas parit itu tidak diperbolehkan, jadi bukan bangunan baru, hanya jembatan saja," ujar UPT Pasar Induk Tanjung Selor, Abdul Halim, Senin (22/2/2021).

"Sesuai pengumuman yang sudah kita berikan di sana sudah jelas, tidak boleh ada bangunan di atas parit, artinya kalau mereka punya bangunan lebarnya 3 Meter, maka lebar untuk jembatan di atas parit Maksimal 1,5 Meter," tambahnya.

Ditanyakan mengenai iuran kebersihan yang selalu dibayarkan pedagang, namun tidak dibersihkan pihak pasar.

Abdul mengatakan, petugas kebersihan pasar selalu membersihkan tiap pagi dan sore hari.

"Kalau iuran kebersihan itu kan kesepakatan mereka pedagang, petugas kami juga ada, pagi dan sore ada yang mengangkut, petugas kami 25 orang," katanya.

Terkait retribusi, pihaknya mengatakan iuran kebersihan tidak masuk ke dalam PAD, melainkan hanya retribusi bangunan, dengan tarif senilai, Rp 80 Ribu per meter.

"Retribusi mereka hanya bayar bangunannya saja yang itu masuk ke PAD, kalau iuran kebersihan itu tidak masuk, kalau pasar itu retribusi, itu per meternya Rp 80 Ribu," ucapnya

Pihaknya pun meminta, agar para pedagang yang telah mendirikan bangunan, di atas parit segera melakukan pembongkaran secara mandiri.

Bila hingga Jumat nanti, bangunan di atas parit tidak dibongkar, maka pihaknyalah yang akan melakukan pembongkaran.

"Kalau sekarang, kami minta untuk bongkar dulu dindingnya, awalnya kami minta hari ini, tapi kita tunggu hari Jumat, kalau sampai Jumat nanti tidak dibongkar yang terpaksa kami yang akan turun," tuturnya.(Tribunkaltara.com/Maulana Ilhami Fawdi)

Artikel ini telah tayang di Tribunkaltara.com dengan judul Berbeda dengan Pedagang, Pimpinan UPT Pasar Induk: Tidak Boleh Ada Bangunan Kios di Atas Parit

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Muhamad RisqiMei
Sumber: Tribun Kaltara
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved