Jumat, 24 April 2026

Tribunnews Update

POPULER: Pernyataan Gubernur Anies soal Banjir DKI Jakarta Jadi Sorotan, Target Surut Tetap 6 Jam

Minggu, 21 Februari 2021 07:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam dua hari terakhir, sejumlah wilayah DKI Jakarta dikepung banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

Hingga Sabtu siang, 20 Februari 2021, terdapat sejumlah wilayah yang masih tergenang air.

Atas kejadian ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi pernyataan terkait banjir di Jakarta, Sabtu (20/2/2021).

Berikut rangkuman pernyataan Anies oleh Tribunnews.com perihal banjir di Jakarta:

1. Sebut Adanya Curah Hujan Esktrem

Anies menyebut hujan yang terjadi di Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir tergolong ekstrem dengan intensitas di atas 150mm/hari.

Hal itu diungkap Anies saat meninjau langsung ketinggian air dan menggelar rapat koordinasi di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021) pagi.

“Sejak tadi malam Jakarta dan sekitarnya mengalami hujan yang cukup intensif di Pasar Minggu."

"Ini catatan dari BMKG, curah hujan sampai 226 mm, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim sampai 176 mm, Lebak Bulus 154 mm. Semua angka di atas 150 mm, adalah kondisi ekstrem,” kata Anies, seperti dilansir dari laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Hujan ekstrem membuat beberapa wilayah di Jakarta tergenang air karena sistem drainase yang kelebihan kapasitas.

Saat ini kapasitas sistem drainase Jakarta berkisar 50 sampai 100 mm.

Sehingga apabila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, maka akan terjadi genangan.

Baca: Ahmad Riza Patria Klaim Penanganan Banjir Era Anies Baswedan Lebih Baik dari Jokowi dan Ahok

Baca: Sudah 3 Tahun Menjabat, Janji Anies Baswedan Banjir Jakarta Surut dalam 6 Jam Dipertanyakan

2. Prioritaskan Keselamatan Warga

Terkait banjir ini, Anies menyatakan pihaknya memprioritaskan keamanan warga agar jangan sampai ada korban jiwa.

“Nah, kita nomor satu memastikan seluruh masyarakat itu aman, prioritas kita pertama dan terutama adalah memastikan warga selamat, jangan sampai ada korban jiwa,” ujar Anies.

“Prioritasnya adalah keselamatan, memastikan warga yang terdampak bisa memiliki tempat istirahat sementara. Begitu air surut mereka bisa kembali ke rumahnya. Selama mereka di sana kebutuhan pangan, kebutuhan layanan kesehatan dipastikan tersedia. InsyaAllah begitu surut, mereka bisa kembali berkegiatan,” tambahnya.

Maka dari itu, jajaran Pemprov DKI juga telah mengerahkan semua sumber daya untuk mengatasi genangan dan mengevakuasi warga terdampak dengan menyiapkan tempat-tempat pengungsian di Jakarta.

3. Targetkan Banjir Surut dalam 6 Jam

Anies menargetkan banjir di Jakarta surut dalam 6 jam.

Hal itu dengan catatan tidak ada tanggul yang jebol.

“Target di tempat genangan bila tidak ada jaminan keamanan seperti tanggul jebol, diharapkan dalam 6 jam surut,” kata Anies dalam tayangan Kompas TV, Sabtu (20/2/2021) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Menurut Anies, hujan deras yang mengguyur Ibu Kota tidak menyebabkan banjir di jalan-jalan protokol.

4. Sebanyak 200 RT Terdampak

Anies menyebut banjir di Jakarta kali ini menyebabkan 200 RT terdampak.

Guna menampung pengungsi, Pemprov DKI Jakarta telah mendirikan 26 lokasi pengungsian untuk 329 KK.(Tribun-video.com/ Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pernyataan Anies Baswedan soal Banjir Jakarta:Curah Hujan Ekstrem hingga Targetkan Surut dalam 6 Jam

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved