Yandex

Terkini Nasional

Mahfud MD Bentuk 2 Tim untuk Bereskan Masalah UU ITE

Jumat, 19 Februari 2021 23:46 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan saat ini telah membentuk dua tim untuk membereskan masalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Tim pertama, kata Mahfud, bertugas untuk membuat interpretasi yang lebih teknis dan memuat kriteria implementasi dari pasal-pasal yang selama ini sering dianggap pasal karet.

Nantinya tim tersebut akan dipimpin oleh Menkominfo Johnny G Plate.

Tim tersebut, kata dia, juga akan melibatkan sejumlah kementerian lain di bawah koordinasi Kemenko Polhukam.

Baca: UU ITE Diminta Jokowi untuk Direvisi, Inilah Deretan Nama yang Pernah Dijerat UU No 11 Tahun 2008

Kemudian tim kedua, kata Mahfud, adalah tim revisi atau tim rencana revisi Undang-Undang ITE.

Tim tersebut, kata dia, akan bertugas untuk mendiskusikan dan mendengarkan masukan dari para ahli, LSM, dan gerakan pro demokrasi untuk menentukan perlu atau tidaknya UU ITE direvisi.

"Kemenkopolhukam yang mendapat tugas menyelesaikan masalah undang-undang ITE yang mengandung muatan, satu, pembuatan kriteria implementatif agar tidak terjadi pasal karet. Yang kedua mempelajari kemungkinan dilakukannya revisi atas undang-undang ITE. Jadi sekarang ini Kemenkopolhukam sudah membentuk dua tim," kata Mahfud dalam keterangan video dari Tim Humas Kemenko Polhukam pada Jumat (19/2/2021).

Baca: Wacana Revisi UU ITE Menguat, Presiden Jokowi Disebut Gundah Lihat Warga Saling Adu

Selain itu, kata Mahfud, nantinya tim kedua juga akan mendengarkan masuka dari DPR mengingat menurutnya ada juga anggota DPR yang tidak setuju jika UU tersebut direvisi.

Alasan mereka yang tidak setuju revisi, kata Mahfud, antara lain terkait dengan kekhawatiran akan fitnah, berita bohong, dan pornografi di media sosial.

"Banyak juga orang-orang di DPR yang tidak setuju kalau ini diubah karena alasannya bahaya loh negara ini kalau tidak punya undang-undang begitu," kata Mahfud.

Mahfud mengatakan kedua tim tersebut akan bekerja mulai Senin 22 Februari pekan depan.

"Jadi dua tim ini akan sudah mulai bekerja hari Senin tanggal 22 bulan Februari ini mereka akan dipanggil untuk segera bekerja," kata Mahfud.(*)

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Gita Irawan
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved