Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Sekampung Jadi Miliarder Dadakan seusai Terima Uang, Ternyata Dulu Pernah Demo Tolak Kilang Minyak

Kamis, 18 Februari 2021 08:27 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebelumnya viral di media sosial warga Tuban, Jawa Timur membeli mobil secara bersamaan setelah menerima uang ganti rugi kilang minyak Pertamina.

Kini beredar di media sosial sebuah video yang menunjukkan warga di Tuban, Jawa Timur melakukan demo untuk menolak adanya kilang minyak.

Warga memang sempat menolak pembebasan lahan hingga Pertamina harus menempuh upaya melalui Pengadilan Negeri Tuban.

Sempat menolak

Video warga Tuban, Jawa Timur membeli mobil bersamaan langsung menghebohkan media sosial.

Dari informasi, total kendaraan yang dibeli oleh warga ada 176 mobil.

Dikutip dari Surya.co.id, Rabu (17/2/2021), sebelumnya warga memang sempat tak rela lahan milik mereka dibebaskan untuk pembangunan kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) di Tuban.

Salah satu alasannya lantaran belum ada kecocokan harga.

Hingga akhirnya Pertamina menempuh upaya konsinyasi melalui Pengadilan Negeri (PN) Tuban untuk mendapatkan lahan yang tersisa pada November 2020 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Konsultan Pengadaan Tanah PT Pertamina, M Triyono.

"Jadi kami melakukan upaya konsinyasi di PN Tuban kemarin,"katanya.

Saat itu Triyono mengatakan, nilai yang disiapkan untuk tanah yang akan dibebaskan ditangani oleh BPN.

Sementara itu, Humas PN Tuban, Donovan Akbar Kusuma juga menawarkan harga kepada para pemilik lahan.

Sempat menolak, namun kini warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendadak menjadi miliarder.

Tak tanggung-tanggung tanah milik mereka dibeli oleh Pertamina dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp28 jura hingga Rp10 miliar.

Bahkan ada yang mendapatkan uang di atas Rp20 miliar.

Adapun proyek yang membuat warga jadi miliarder itu merupakan pembangunan kilang minyak NGRR Pertamina.

Pembangunnya menelan dana USD 15 miliar hingga USD 16 miliar atau sekitar Rp 225 triliun.

Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2024 dengan luas mencapai 1.050 hektare.

Untuk kebutuhan lahan darat, tersebar di Desa Kaliuntu enam bidang, 562 bidang di Wadung, 566 bidang di Sumurgeneng, Perhutani satu bidang, dan di KLHK satu bidang.

(Tribun-Video.com/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Warga Tuban Tolak Lepas Lahan untuk Kilang Minyak, Pertamina Tempuh Konsinyasi

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Surya
Tags
   #Kilang Minyak   #Tuban   #Desa Sumurgeneng
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved