Yandex

Fakta Viral

Fakta Viral: Prameks Solo-Jogja "Pensiun" Diganti KRL, Intip Tarif hingga Aturannya

Minggu, 14 Februari 2021 19:14 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-WOW - Viral kabar sebuah Kereta Api (KA) legendaris Prambanan Ekspres atau Prameks jurusan pulang pergi (PP) Solo- Yogyakarta telah "pensiun", pada Rabu (10/2/2021).

Prameks yang telah beroperasi selama 27 tahun itu akan digantikan dengan Kereta Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta PP.

Menengok dari sejarahnya, Prameks telah beroperasi sejak tahun 1960-an dengan nama Kereta Api Kuda Putih alias Turangga Seta.

Saat itu, pada kepala kereta terdapat lambang 2 ekor kuda berbentuk hiasan kupu-kupu, di atas kabin masinis.

Lalu pada 20 Mei 1994, Prameks diluncurkan dengan rute awal Solo-Kutoarjo.

Di tahun 2021 ini, karena jalur Solo-Yogyakarta telah terganti dengan kehadiran KRL, maka Prameks hanya beroperasi pada jalur Yogyakarta-Kutoarjo.

Alasan digantinya Prameks, karena KRL memiliki kapasitas penumpang yang lebih banyak dibandingkan Prameks.

Baca: Viral Video Upacara Pelepasan Prameks Solo-Jogja Setelah 27 Tahun Beroperasi, Kini Digantikan KRL

Para penumpang Prameks harus berdesakan di saat jam sibuk, akhir pekan maupun di hari libur.

Sehingga PT KAI merasa perlu menggantikan dengan kereta berkapasitas lebih banyak dan berfasilitas lebih baik.

Selain penambahan kapasitas dan fasilitas, waktu tempuh KRL juga lebih cepat 20 menit dibandingkan Prameks.

Nantinya, akan ada 20 perjalanan KRL setiap harinya yang berhenti di 11 stasiun.

Dengan jadwal pertama dari Stasiun Solo Balapan pukul 05.05 WIB dan KA terakhir pukul 19.20 WIB.

Sedangkan KA pertama dari Stasiun Yogyakarta ialah pukul 05.15 WIB dan KA terakhir pukul 19.10 WIB.

Operasional KRL juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca: KA Prameks Resmi Pamit Hari Ini, Tak Melayani Relasi Solo-Jogja, Peran Diganti KRL

Para penumpang wajib menggunakan masker selain masker scuba, mengecek suhu tubuh, mencuci tangan sebelum maupun sesudah menaiki KRL.

Selain itu pembatasan penumpang juga akan dimaksimalkan 74 pengguna tiap gerbong kereta.

Penumpang juga dilarang duduk di kursi yang sudah ditandai, tidak diperkenankan berbicara di dalam kereta termasuk menelepon, makan maupun minum.

Mengenai tarif yang ditetapkan untuk penumpang KRL, sama seperti tarif Prameks, yakni Rp8.000 untuk sekali perjalanan jarak jauh maupun dekat.

Bedanya, penumpang KRL tak perlu melakukan reservasi tiket dan cukup menggunakan kartu multi trip (KMT) untuk tiap penumpang yang diterbitkan oleh KAI Commuter dan bisa didapatkan di tiap loket stasiun.

KMT sendiri akan dijual seharga Rp30.000 per kartu dan sudah termasuk saldo Rp10.000.

Selain menggunakan KMT, penumpang juga bisa menggunakan kartu uang elektronik yang dikeluarkan sejumlah bank, yakni e-money Mandiri, Flazz BCA, Brizzi dan BNI Tap Cash.(*)

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved