Yandex

Viral Video

Viral Video Warga di Jombang Terobos Banjir Sambil Gotong Keranda Mayat, jika Memutar Jaraknya 7 KM

Jumat, 12 Februari 2021 22:09 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Banjir yang melanda Dukuh Kalipuro, Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sejak Jumat (3/2/2021), membuat akses jalan menjadi terbatas.

Namun, dalam sebuah video yang viral di media sosial dan WhatsApp, terlihat beberapa warga menerobos banjir sambil menggotong keranda mayat.

Keranda tersebut tampak digotong secara bergantian saat melintasi terowongan underpass yang tergenang air dengan ketinggian kurang lebih selutut orang dewasa.

Ketika dikonfirmasi Kompas.com, perangkat Desa Bandar Kedungmulyo Muhaimin membenarkan hal itu.

Dia mengatakan kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (11/2/2021) pagi saat para warganya mengantar jenazah seorang perempuan lanjut usia menuju permakaman umum desa setempat.

Baca: Viral Warga Gotong Keranda Mayat di Tengah Banjir, Kades Bandar Kedungmulyo: Itu Akses Satu-satunya

Ketika mengantarkan jenazah tersebut, warga terpaksa menerobos banjir yang terjadi di underpass Tol Jombang-Kertosono, di Dukuh Kalipuro, Dusun Kedunggabus.

Area tersebut merupakan salah satu titik yang belum terbebas banjir.

Underpass Tol Jombang-Kertosono menjadi satu-satunya akses dari perkampungan warga di seberang jalan tol menuju permakaman umum Desa Bandar Kedungmulyo.

Muhaimin menuturkan warga terpaksa menerjang banjir karena tidak ada pilihan lain.

"Kalau lewat terowongan, jarak dari rumah ke pemakaman umum sekitar 700 meter. Tapi Kalau memutar (lewat jalur lain), jaraknya sekitar 7 kilometer," ujarnya, saat ditemui Kompas.com di lokasi pengungsian korban banjir.

Baca: Setelah Gotong Keranda, Ustaz Yusuf Mansur Cerita Obrolan Terakhir dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi

Ia menerangkan lokasi pemakaman umum Desa Bandar Kedungmulyo berada di wilayah yang lebih tinggi, sehingga tidak terdampak oleh banjir.

Sejak banjir merendam wilayahnya, ada tiga warga yang meninggal dunia.

Proses pengantaran jenazahnya pun harus dilakukan dengan menerobos banjir.

Muhaimin mengungkapkan banjir yang hampir terjadi sepekan ini mengakibatkan lebih dari 400 warga Desa Kedungmulyo mengungsi.

Banjir di beberapa wilayah Desa Bandar Kedungmulyo sudah surut, tetapi di sebagian wilayah lainnya masih ada genangan antara 40-60 sentimeter.(Kompas.com/Moh. Syafii)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Daripada Memutar Sejauh 7 Kilometer, Warga Terpaksa Terobos Banjir untuk Makamkan Jenazah

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved