TRIBUNNEWS UPDATE
Perkara Gamelan, Terungkap Motif Pelaku Pembunuhan Ki Anom Subekti dan Keluarga di Rembang
TRIBUN-VIDEO.COM - Pelaku pembunuhan terhadap empat orang keluarga seniman Ki Anom Subekti di Rembang, Jawa Tengan Ditangkap.
Kini terkuak pula motif pelaku yakni demdam kepada korban terkait masalah transaksi gamelan.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi saat ditemui di Mapolres Rembang mengatakan, pelaku yakni Sumani merupakan teman dari Anom Subekti.
Dilansir Kompas.com, berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan oleh polisi, diketahui tersangka mempunyai dendam kepada korban.
"Ada kata-kata bahwa 'wis, sing wis yo wis', itu di BAP (berita acara pemeriksaan) dan interogasi awal dari penyidik mengatakan begitu, artinya apa di situ ada motif dendam, tentang sesuatu," terangnya.
Motif dendam tersangka diduga terkait jual beli gamelan.
Yang mana korban telah menerima uang sekira Rp15 juta dari pelaku.
"Jadi pada saat beberapa saksi yang kita periksa, ada penawaran terkait dengan gamelan, dan korban telah menerima uang sekitar Rp 15 juta, jadi ada motifnya," ungkapnya.
Baca: Pembunuh Keluarga Dalang Anom Subekti Berusaha Bunuh Diri Dengan Minum Pestisida, Kini Ditangkap
"Mungkin karena tersangka belum kita periksa, motifnya adalah terkait dengan masalah uang, dan dia kenal dengan korban," kata dia.
Lutfi menjelaskan, saat ini pemeriksaan belum dilakukan karena tersangka masih dalam kondisi sakit.
"Tersangka belum bisa dimintai keterangan dikarenakan sakit," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi di Mapolres Rembang, Kamis (11/2/2021).
Sebagai informasi polisi berhasil menangkap Sumani setelah enam hari penyelidikan.
Sumani ditangkap di rumahnya di Desa Pragu, Kecamatan Sulang dalam kondisi sakit setelah berusaha bunuh diri.
Ia berusaha bunuh diri setelah mengetahui polisi mendeteksi sidik jari yang ada di gelas kopi saat ia bertamu di rumah Anom.
"Keterangan medis dari dokter rumah sakit mengatakan yang bersangkutan belum diperiksa karena mengandung pestisida di ginjalnya, sampai sekarang masih belum bisa kita mintai keterangan."
Dari tangan Sumani, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa ponsel, sebuah sabit, gelang perak, jarum emas, cincin emas, anting, buku rekening, hingga sepeda motor.
Jika terbukti, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Sumani terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. (Tribun-video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dendam Soal Gamelan, 4 Nyawa Pun Melayang..."
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Ada Upaya Pembunuhan Negosiator Iran di Tengah Perundingan di Pakistan, Nyawa 4 Petinggi Terancam
2 hari lalu
Tribunnews Update
Remaja Pembunuh Toke Sawit di Bengkalis Ditangkap, Pelaku Ngaku Niat Mencuri tapi Terciduk
2 hari lalu
LIVE UPDATE
Motif Pembunuhan IRT di OKU Timur, Mantan Suami Siri Cemburu Korban Punya Pasangan Baru
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.