Yandex

Fakta Viral

Viral Foto Soal Pelajaran "Pak Ganjar Tak Pernah Bersyukur", Dikaitkan dengan Gubernur Jateng

Kamis, 11 Februari 2021 14:13 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Media sosial sempat dihebohkan dengan foto yang menampilkan soal pelajaran menyebut nama Ganjar.

Dalam soal yang viral tersebut menyatakan "Pak Ganjar yang tidak pernah bersyukur dan tidak pernah melaksanakan salat".

Bahkan, soal lain juga ada yang menyebut "Pak Ganjar tak pernah bersyukur dengan menyembelih hewan kurban pada Hari Idul Adha."

Lantas, foto soal itu menjadi ramai diperbincangkan oleh warganet di Twitter yang langsung menghubungkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca: Viral Soal Pak Ganjar Tak Pernah Salat, Ternyata Dibuat 2009 Sebelum Ganjar Pranowo Jadi Gubernur

Ada pula warganet yang mengaitkan hal tersebut sebagai serangan politik yang diarahkan pada Ganjar.

Banyak warganet yang kemudian melayangkan protes pada penerbit buku, yang diketahui berasal dari PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Solo.

Meski ramai diperbincangkan, Ganjar Pranowo malah cukup santai menanggapi soal yang viral tersebut.

Gubernur 52 tahun itu menganggap soal tersebut sebagai sebuah kritikan yang dilayangkan untuknya.

Meskipun, Ganjar Pranowo juga sadar bahwa nama dalam soal tersebut tak langsung menjurus untuknya.

"Mungkin kritikan buat saya. Salat harus kencang, kalau Idul Adha harus sembelih sapi. Mungkin penulisnya memberi kritik untuk yang namanya Ganjar, tapi kan Ganjar-nya banyak," kata sang gubernur.

Baca: Reaksi Gubernur Jateng saat Nama Ganjar Disebut Tak Pernah Salat di Soal Buku Pelajaran Agama

Menanggapi soal yang viral, pihak penerbit langsung memberikan klarifikasi.

General Manager PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Solo, Admuawan menyatakan, penulisan nama dalam soal tersebut tidak merujuk pada sosok Ganjar Pranowo.

Admuawan menjelaskan bahwa itu hanya sekadar contoh sebuah nama di soal.

Ditambah lagi, buku itu terbit jauh sebelum Ganjar Pranowo menjabat Gubernur Jawa Tengah.

Menurut pernyataan pihak penerbit, buku tersebut telah terbit pada tahun 2009.

Sementara Ganjar Pranowo baru menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah pada tahun 2013.

Meski begitu, kata Admuawan, pihaknya bakal melakukan revisi terhadap penamaan tersebut.

Selain itu, PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Solo juga menyampaikan permintaan maafnya terkait hal tersebut.

Bahkan, PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Solo juga telah mengirimkan surat permintaan maaf langsung pada Ganjar Pranowo.

Namun, Ganjar Pranowo mengatakan pada Rabu 10 Februari 2021 bahwa dirinya belum melihat klarifikasi maupun membaca surat permintaan maaf tersebut.

Dirinya hanya berharap bahwa tidak ada niatan buruk, agar semuanya bisa saling menjaga. (*)

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved