Rabu, 8 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Jalan Tol Cipali KM 122 Ambles dan Retak, Ini Penjelasan Menurut PVMBG

Rabu, 10 Februari 2021 09:52 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kilometer 122+400 ambles pada Selasa (9/2) kemarin.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menjelaskan penyebab amblesnya ruas jalan Tol Cipali.

Dikutip dari Kompas.com, gerakan tanah terjadi di Kilometer 122+400 arah Jakarta Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (9/2/2021).

Akibatnya, sebagian jalan tol tersebut ambles dan retak sehingga tak bisa dilewati kendaraan.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Andiani menyebut bahwa faktor penyebab amblesnya Jalan Tol Cipali ini diduga karena material timbunan yang kurang padu.

Baca: Dugaan PVMBG Penyebab Jalan Tol Cipali KM122 Ambles

"Kemiringan lereng yang tidak terlampau curam, sehingga gerakan tanah relatif lambat. Kemungkinan material timbunan yang kurang padu atau mudah tererosi," ucap Andiani dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, menurut Andiani, penyebab lain adalah pengaruh erosi air permukaan (air hujan maupun air sungai) di kaki lereng, mengingat lokasinya yang tak jauh dari sungai besar.

"Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu terjadinya gerakan tanah," ucap dia.

Oleh karena itu, erosi yang terjadi menyebabkan tanah bergerak.

Baca: Tol Cipali Ambles, Astra Tol Cipali Segera Bangun Jalur Darurat dan Butuh Waktu 3 Hari

Meski begitu, menurutnya pergerakan yang terjadi di jalan Tol Cipali itu relatif lambat.

Diketahui, gerakan tanah yang terjadi di Tol Cipali KM 122 pada Selasa, sekitar pukul 03.00 WIB ini merupakan jenis gerakan tanah berupa nendatan lambat atau rayapan yang ditandai dengan retakan pada badan jalan.

Andiani mengatakan retakan yang terjadi pada badan jalan yakni sepanjang 20 meter dengan kedalaman 1 meter pada jalur arah Jakarta

Adapun kawasan itu menurutnya juga merupakan termasuk daerah yang landai hingga agak curam dengan kemiringan lereng kurang dari 20 derajat.

Selain itu, di daerah tersebut pun tersusun oleh batu pasir tufaan, lempung, dan konglomerat.

Namun ia memastikan tidak ada struktur geologi berupa lipatan atau sesar di sekitar area gerakan tanah.(Tribun-video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penyebab Jalan Tol Cipali KM 122 Ambles Menurut PVMBG

Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved