Terkini Nasional
BLT Subsidi Gaji Banyak Ditanyakan, Menaker Jelaskan Program Pengganti, Ida Fauziyah: Bukan Uang
TRIBUN-VIDEO.COM - Inilah penjelasan mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan termin 3 tahun 2021 ini.
Belakangan ini, sejumlah pertanyaan apakah BLT BPJS diperpanjang tahun 2021 hingga kapan BLT BPJS termin 3 cair cukup banyak ditanyakan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah sudah memberikan perkembangan terbaru seputar BLT BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2021.
Baca: Bukan Uang, Inilah Program Pengganti BLT Subsidi Gaji Pekerja yang Diberikan Menaker Ida Fauziyah
Untuk diketahui, BLT BPJS atau biasa dikenal dengan subsidi upah/gaji adalah program dari pemerintah untuk membantu karyawan yang terkena dampak Covid-19.
Pada tahun 2020, BLT BPJS diberikan selama 4 bulan sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya.
BLT BPJS ini langsung ditransfer ke masing-masing rekening penerima.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa menerima BLT BPJS, salah satunya memiliki penghasilan di bawa Rp 5 juta.
Untuk membantu pekerja di luar pemberian bantuan subsidi upah seperti yang dilakukan di tahun 2020, ujar dia, pemerintah sudah dan terus melakukan berbagai program. Kata dia,
Kemnaker sebagai salah satu kementerian yang memiliki peran sentral dalam mempersiapkan SDM unggul misalnya, selalu berusaha untuk menjalin siinergi dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) .
Sinergi dan koloborasi dengan DUDI misalnya terutama dalam proses pengambilan kebijakan di bidang pelatihan vokasi.
Salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi yang dilakukan adalah seperti penandatanganan MoU kerja sama antara Ditjen Binalattas dan BBPLK Medan dengan para mitra seperti PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), " ungkap Ida.
Kerja sama, kata dia, dalam hal pelatihan dan peningkatan kompetensi serta pemagangan dan penempatan kerja bagi calon pekerja dan pekerja.
Baca: Begini Cek Penerima BPUM via eform.bri.co.id/bpum, Beserta Cara Cairkan BLT UMKM Rp2,4 Juta
"Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat baik. Perusahaan dan asosiasi juga diuntungkan dengan adanya bantuan untuk meningkatkan kompetensi pekerjanya sehingga sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan," ungkap Ida.
Keuntungan lain, kata dia, adalah perusahaan juga akan mendapatkan peningkatan produktivitas sebagai hasil dari peningkatan kompetensi.
"Bagi pemerintah hal itu merupakan salah satu langkah untuk dapat membantu mengatasi permasalahan pengangguran melalui terserapnya tenaga kerja kompeten," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Ia menegaskan, dalam jangka waktu yang panjang, bentuk kolaborasi seperti itu akan menghasilkan multiplier effect yang akan berdampak positif.
Baik bagi tenaga kerja, perusahaan dan termasuk pemerintah khususnya dalam menekan angka pengangguran yang meningkat akibat pandemi Covid-19. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsMaker.com dengan judul Bentuknya Bukan Uang? Ini Program Pengganti BLT Subsidi Gaji Pekerja 2021, Dijelaskan Ida Fauziyah
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnewsmaker.com
Tribunnews Update
Kabar Baik! Menaker Tegaskan Bonus Hari Raya Ojol 2026 Lebih Besar, Sasar Lebih Banyak Penerima
Jumat, 27 Februari 2026
Ketika Menaker Gratiskan Biaya Pembinaan Ahli K3 Umum: Tahun Lalu Kami Disorot KPK
Rabu, 25 Februari 2026
LIVE UPDATE
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Mengurusnya Asal Penuhi Syarat
Rabu, 25 Februari 2026
LIVE UPDATE
Kisah Safitri Kesulitan Menutup Bekas Jahitan Pasca Lahiran seusai BPJS PBI Dinonaktifkan Pemerintah
Selasa, 24 Februari 2026
Petani Belum Terlindungi, Pekerja Informal Tanpa Perlindungan? | TRIBUN CORNER
Kamis, 19 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.