Yandex

Terkini Daerah

Gara-gara Asmara, Seorang Pelajar Terlibat Perkelahian hingga Berujung Maut, Sempat Dilerai Warga

Senin, 8 Februari 2021 21:49 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pelajar di Bukittinggi, Sumatera Barat tewas setelah terlibat perkelahian dengan sesama pelajar.

Perkelahian berujung maut itu dipicu masalah asmara.

Mereka janjian via WhatsApp dan bertemu di Belakang Balok, Bukittingi.

FKK (17) meregang nyawa akibat pukulan yang diarahkan pelaku inisial NR (17) ke bagian kepala.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution menuturkan peristiwa naas itu terjadi Sabtu (6/2/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca: Perkelahian Berujung Maut, Gara-gara Tanah Kas Desa 2 Orang Tewas

Antara korban dan pelaku pun tidak berteman.

Insiden ini berawal dari percakapan melalui WhatsApp terkait masalah asmara.

"Yang mana pelaku berpacaran dengan mantan pacar korban. Selanjutnya, pelaku dan korban janjian untuk bertemu di lokasi TKP," kata AKP Chairul Amri Nasution, Minggu (7/2/2021).

Minggu siang korban pun tiba di lokasi yang telah dijanjikan.

Namun, pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan helm sehingga terjatuh ke aspal.

"Perkelahian tersebut sempat dilerai warga yang berada di sekitar lokasi kejadian," kata AKP Chairul Amri.

Sekitar pukul 18.10 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di RS Yarsi Bukittinggi.

"Mendapat informasi perkelahian tersebut, tim Opsnal Polres Bukittinggi bergerak cepat mengamankan pelaku anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial NR (17)," ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut untuk mencari tahu siapa yang menghubungi dahulu.

NR juga dibawa ke Mako Polres Bukittinggi.

Baca: Remaja 17 Tahun Dikeroyok 10 Orang hingga Tewas, Perkelahian Dipicu Keributan Antar Geng Motor

Sementara laporan dari pihak keluarga korban juga sudah diterima.

"Kita respon cepat kejadian tersebut guna mengantisipasi berkembangnya hal yang tidak diinginkan."

"Kita juga mengimbau kepada keluarga korban untuk menyerahkan proses hukum kasus tersebut kepada pihak kepolisian," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini kasus tersebut sudah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bukittinggi karena pelaku masih di bawah umur.

"NR disangkakan dengan Pasal 80 Ayat 3 UU No 35 Tahun 2014 jo UU No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," katanya. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gara-gara Masalah Asmara, Seorang Pelajar Tewas Dianiaya, Janjian via WhatsApp, Sempat Dilerai Warga,

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Enggar Tiasto
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved