Yandex

Gak Ruwet Gak Ribet

Heboh Aturan Baru, Ini 5 Point Klarifikasi WhatsApp

Jumat, 5 Februari 2021 22:22 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hai Tribunners, siapa sih yang nggak tahu aplikasi WhatsApp?

Aplikasi yang memudahkan kita untuk bertukar pesan itu, baru-baru ini melakukan kebijakan baru.

Disebutkan, WhatsApp melakukan pembaruan kebijakan privasi dan persyaratan layanan dan memaksa pengguna untuk setuju membagi data mereka dengan Facebook.

Pemberitahuan itu muncul di aplikasi layanan pesan instan kepada pengguna.

Adapun, tanpa menyatakan setuju dengan perubahan kebijkan privasi dan persyaratan layanan, pengguna tidak bisa akses WhatsApp.

Baca: Cara Lacak Lokasi Teman Secara Live Via WhatsApp

Hal tersebut lantas menimbulkan pertanyaan dari pengguna seperti:

- Jika memilih menyetujui kebijakan baru, apakah chat dan percakapan telepon bisa disadap Facebook?

- Apakah lokasi dan daftar kontak pengguna juga bisa diintip?

Dikutip dari Kompas.com, WhatsApp kemudian merilis pernyataan terbaru untuk menjawabnya.

Berikut lima penyataan WhatsApp yang mungkin bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan pengguna.

1. WhatsApp menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut tidak akan berdampak pada privasi pesan pengguna.

Menurut WhatsApp, pembaruan ini hanya mencakup perubahan yang berhubungan dengan berkirim pesan ke akun bisnis, yang bersifat opsional di WhatsApp.

Selain itu, WhatsApp menegaskan bahwa dalam kebijakan privasi dan persyaratan layanan baru ini, percakapan pribadi masih menggunakan sistem enkripsi secara end-to-end.

2. WhatsApp tidak mencatat dan menyimpan pesan dan panggilan yang Anda lakukan

WhatsApp maupun Facebook mengklaim tidak dapat mengakses percakapan pribadi pengguna. Hal ini juga berlaku untuk riwayat panggilan telepon di aplikasi.

3. WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook

WhatsApp juga menjanjikan bahwa daftar kontak masih tetap aman. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir jika WhatsApp akan mengakses informasi nomor telepon yang tersimpan.

4. WhatsApp dan Facebook tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan

Informasi soal lokasi pengguna berada serta isi pesan yang berkaitan dengan hal tersebut juga tidak akan dihimpun karena sudah dilengkapi dengan enkripsi end-to-end. Artinya, pihak lain bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat mengaksesnya.

5. Grup di WhatsApp tetap bersifat pribadi

Sama halnya dengan isi pesan pribadi, obrolan grup juga dilindungi oleh enkripsi end-to-end agar terhindar dari penyalahgunaan. Sebab, WhatsApp sebelumnya sempat dirumorkan akan menggunakan data ini untuk keperluan iklan.

Baca: Cara Mudah Membuat Stiker Whatsapp Melalui Aplikasi WEMOJI

Agar data tetap aman, WhatsApp menyarankan pengguna untuk mengaktifkan opsi pesan sementara, sehingga isi pesan tidak akan bersifat permanen.

Sebelum kebijakan ini berlaku pada 8 Februari mendatang, pengguna juga disarankan untuk mengunduh data mereka dan melihat informasi apa saja yang diperoleh WhatsApp dari akun tersebut.

Dalam kebijakan terbaru yang diumumkan awal 2021, WhatsApp menyebut tidak ada perubahan tentang berbagi infrastruktur backend ini.

WhatsApp menegaskan bahwa update awal 2021 ini menekankan pada perpesanan WhatsApp Business, yang kini dapat menggunakan infrastruktur hosting Facebook untuk percakapan WhatsApp-nya.
Artinya, percakapan yang terjadi pada akun bisnis tersebut akan disimpan di server Facebook dan bisa digunakan untuk keperluan bisnis.

Meski demikian, pengguna masih diberikan kebebasan untuk memilih, apakah mereka ingin berinteraksi dengan akun bisnis tersebut atau tidak.

Baca: Foto Profil WhatsApp Terakhir Kapten Pilot SJ-182, Menyebut Kata Terbang dan Surga

Jika tidak ingin data Anda diteruskan, jangan berhubungan dengan brand atau pihak tertentu yang menggunakan WhatsApp Business.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Poin Klarifikasi Terbaru Aturan Baru WhatsApp"

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved