Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Seorang Ayah Perkosa Anak Tirinya 105 Kali Selama 2 Tahun, Kini Dihukum 1.050 Tahun Penjara

Sabtu, 30 Januari 2021 07:31 WIB
Tribunnews.com
Editor: Aprilia Saraswati | Reporter: Ratu Budhi Sejati | Video Production: Bintang Nur Rahman

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria memperkosa anak tirinya yang masih berusia 12 tahun sebanyak 105 kali selama dua tahun.

Kini pengadilan telah menjatuhkan hukuman 1.050 tahun penjara dan 24 cambukan.

Kasus ini terjadi di Petaling Jaya, Malaysia.

Halim yang bernama Kunansundary memerintahkan terdakwa untuk memberikan hukuman 10 tahun penjara dan dua pukulan tongkat setiap tuduhan pemerkosaan.

Hukuman itu mulai dijalankan sejak ia ditangkap pada (20/1/2021).

Dalam hukuman yang dijatuhkan, Kunasundary mengatakan pelanggaran itu tidak hanya berat, itu keji dan telah merusak masa depan anak itu.

Dikutip dari Malaymail.com, Jumat (29/1/2021), ia berharap pelaku akan bertobat selama di penjara.

“Saya harap Anda akan bertobat selama di penjara. Seharusnya Anda tidak melakukan tindak kekerasan dan meski hukumannya minimal, pengadilan merasa sudah cukup dengan mempertimbangkan jumlah dakwaan terhadap Anda, ”ujarnya.

Baca: Viral Video Wanita Dicabuli 5 Pria di Dalam Mobil, Perekamnya Ternyata Oknum Polisi yang Bolos Kerja

Diketahui pelaku memperkosa anak tirinya di sebuah rumah di Sungai Way, Petaling, Selangor, Malaysia.

Aksinya dilakukan sejak (5/1/2018) hingga (24/2/2020) sebanyal 105 kali.

Dalam kurun waktu itu, korban tak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun lantaran pelaku mengancam akan memukulinya.

Korban baru mengungkapnya setelah sang ibu membawanya dan sang adik ke rumah bibi mereka.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Nurul Qistini Qamarul Abrar mendesak pengadilan menjatuhkan hukuman penjara yang berat dan cambuk maksimal kepada terdakwa dengan mempertimbangkan faktor kepentingan umum.

"Korban berusia 12 tahun saat pertama kali diperkosa oleh terdakwa, yang kemudian terus memperkosanya sebanyak 105 kali selama dua tahun."

Sebagai seorang ayah tiri, pelaku seharusnya bertanggung jawn melindunginya bukan menhancurkannya.

Berdasarkan fakta kasus, orangtua kandung korban bercerai pada 2015 dan sang ibu menikah dengan terdakwa pada November 2016.

(Tribun-Video.com/Malaymail.com)

Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #memperkosa   #pemerkosaan   #Petaling Jaya   #Malaysia

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved