Yandex

Travel

Selain Rapid Test Antigen dan PCR, GeNose Kini Resmi Jadi Pilihan Syarat Naik Kereta Api Indonesia

Selasa, 26 Januari 2021 17:44 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 resmi mengizinkan rencana

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menggunakan alat deteksi Covid-19 GeNose di stasiun kereta api dan terminal bus.

“Saat ini dalam tahap persiapan. Hari ini Satgas menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 yang sudah menyebutkan penggunaan GeNose untuk kereta api,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (26/1/2021).

Aturan tersebut tertera dalam Satgas Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca: Mulai Februari Kemenhub Mulai Gunakan GeNose Pada Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

SE tersebut berlaku efektif mulai 26 Januari - 8 Februari 2021, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) jilid kedua.

“Untuk di kereta api nantinya, GeNose ini menjadi salah satu pilihan.

Rapid test antigen dan PCR masih berlaku,” jelas Adita.

Artinya, calon penumpang kereta api bisa memilih antara tiga metode tes Covid-19.

Calon penumpang bisa memilih untuk menyerahkan hasil bukti negatif RT-PCR atau rapid test antigen sebelum keberangkatan.

Atau bisa juga memilih untuk melakukan tes GeNose langsung di stasiun.

Namun, kata Adita, hal tersebut hanya bisa dilakukan di stasiun yang sudah menyediakan layanan GeNose tersebut.

Hal tersebut juga tertera dalam SE Satgas Nomor 5 Tahun 2021.

Untuk pelaku perjalanan kereta api antarkota masih wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau negatif rapid test antigen.

Sampel RT-PCR dan/atau rapid test antigen tersebut harus diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Sementara ketentuan terkait GeNose tertera dalam protokol poin C nomor iv yang berbunyi, “Khusus untuk perjalanan dengan menggunakan kereta api di luar kawasan satu aglomerasi, selain menggunakan RT-PCR dan rapid test antigen atau GeNose test.”

Baca: GeNose, Alat Deteksi Covid-19 dengan Hembusan Napas yang Mulai Diaplikasikan di Transportasi Publik

Nantinya, tes GeNose tersebut akan mulai tersedia di stasiun kereta api mulai 5 Februari 2021.

Hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait jumlah titik dan kota serta jumlah stasiun yang akan dilibatkan dalam layanan GeNose ini.

“Yang jelas mulai terbatas dulu sambil kita evaluasi untuk dapat diperluas implementasinya,” pungkas Adita.

Sebelumnya, rencana tersebut diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ia mengatakan bahwa alat pendeteksi Covid-19 GeNose yang dibuat Universitas Gadjah Mada tersebut akan diterapkan secara wajib pada tanggal 5 Februari 2021 khusus untuk moda kereta api. Sementara moda transportasi bus akan dilakukan pengecekan secara random terhadap penumpang di terminal. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "GeNose Jadi Pilihan Syarat Naik Kereta Api"

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Danang Risdinato
Sumber: Kompas.com
Tags
   #GeNose C19   #GeNose   #kereta api   #rapid test antigen   #PCR   #Kemenhub
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved