Yandex

Tribunnews Update

Cerita Esa Lihat Perhiasan Korban SJ182 Berserakan di Laut: Cincin, Kalung, Gelang Tak Bertuan

Selasa, 26 Januari 2021 12:29 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Esa Asep Saefudin (27), anggota Basarnas membagikan cerita saat tergabung dalam pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ182 di dasar laut.

Ia mengungkapkan momen melekat di benaknya saat memilah temuan.

Yakni melihat sejumlah perhiasan yang sudah tak bertuan berhasil diangkut tim penyelam.

Pemuda asal Purwakarta tersebut pun terenyuh kala mengenang kembali cerita itu.

Ia melihat sejumlah perhiasan yang berhasil diangkut oleh tim penyelam. Di antaranya, cincin, gelang dan kalung.

Dikutip dari TribunJakarta.com, saat Esa melihat temuan itu, pikirannya seketika membayangkan korban adalah seorang ibu.

"Dalam batin saya, mungkin ibu itu mengumpulkan perhiasannya dengan jerih payah. Tapi malah berakhir seperti ini. Di situ saya menjadi sangat emosional," ceritanya kepada TribunJakarta.com di Kantor Basarnas Jakarta, Kota Tangerang pada Senin (25/1/2021).

Ia juga sempat terbayang bila itu menimpa ibunya sendiri.

Sembari bertugas, Esa menahan kesedihan dan imajinasi sesaatnya.

"Dengan kondisi seperti itu saya membayangkan, bagaimana kalau terjadi dengan ibu saya. Saya sebagai anak benar-benar goyah walaupun sudah terbiasa melakukan tugas ini," ucapnya.

Walaupun memiliki sertifikat penyelam, Esa ditugaskan menjadi pemilah bagian tubuh korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air.

Tim penyelam berasal dari Basarnas Spesial Grup, yang diibaratkannya seperti Kopasus-nya Basarnas.

Di hari-hari terakhir pencarian, Esa sempat diminta menyelam untuk mencari puing-puing pesawat di bawah laut.

Ia menyelam hingga kedalaman 18 meter. Menyisir setiap lokasi dengan jarak pandang sekitar 2 sampai 3 meter selama kurang lebih 15 menit.

Suasana di dalam laut saat menyelam sudah bersih dari sebagian besar puing-puing seusai disapu oleh tim BSG.

Namun, ia sempat mengambil sejumlah temuan dari hasil penyelamannya itu.

"Saya bawa ke atas potongan kabel dan potongan puing kecil pesawat," ucapnya.

Seusai 13 hari berada di laut misi pencarian pun resmi dihentikan pada Kamis (21/1/2021). (Tribun-video.com/Tribunjakarta.com)



Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Hati Anggota Basarnas Ini Terenyuh Melihat Sejumlah Perhiasan Korban Sriwijaya Air SJ-182

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Dea Mita
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved