Yandex

Tribunnews Update

Fenomena Langka Gurun Sahara dan Arab Saudi Memutih akibat Hujan Salju, Ini Penjelasan NASA

Jumat, 22 Januari 2021 10:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kawasan Gurun Sahara, Aljazair diselimuti salju membuat banyak orang geger.

Sebab seharusnya pada bulan Januari, salju tidak ada di kawasan gurun tersebut.

Soal munculnya fenomena langka tersebut, Nasa memberikan penjelasan.

Dikutip oleh Tribunnews.com dari Middle East Monitor, Jumat (22/1/2021), fenomena ini terjadi akibat tekanan tinggi udara denga suhu sangat rendah.

Kemudian terkonsentrasi di wilayah gurun lalu bereaksi dengan tingkat kelembaban yang tinggi hingga menimbulkan salju.

Seorang juru bicara kantor cuaca dan perubahan iklim Inggris menjelaskan cuaca dingin di dataran Eropa yang ada di utara gurun Sahara diduga menjadi penyebab munculnya es.

Gurun Sahara mencakup sebagian besar wilayah Afrika utara dan telah mengalami perubahan suhu serta kelembaban selama beberapa ratus ribu tahun terakhir.

Meski wilayah Sahara sangat kering, peneliti memprediksi dalam waktu 15.000 tahun, Sahara akan kembali hijau.

Tak hanya gurun Sahara, butir-butir es juag terjadi di Ain Sefra yang merupakan gurun di Aljazair.

Suhu di sana bahkan turun hingga minus 3 derajat Celsius pada Rabu (13/1/2021).

Ain Sefra dikenal sebagai The Gateway to the Desert, berada sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, dikelilingi oleh pegunungan Atlas.

Pemandangan serupa juga terjadi di Arab Saudi.

Warga di kawasan Aseer berbondong-bondong keluar rumah untuk melihat fenomena langka saat padang pasir diselimuti es berwarna putih.

Suhu di Arab Saudi juga turun drastis hingga mencapai minus dua derajat celsius.

Perubahan iklim ini berdampak pada kehidupan, mulai dari bencana kenaikan suhu air laut akibat es di Kutub Utara dan Selatan mencari.

Kemudian kenaikan suhu global hingga muncul gelombang panas dan mengakibatkan kebakaran hutan serta kerusakan habitat makhluk hidup.

Ahli Meteorologi NASA, Lesley Ott mengatakan saat ini telah terlihat bukti adanya perubahan iklim secara drastis yang sebelumnya telah diprediksi.

“Tahun ini telah menjadi contoh yang sangat mencolok tentang bagaimana rasanya hidup di bawah beberapa efek perubahan iklim yang paling parah yang telah kami prediksi,” kata Lesley Ott.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gurun Sahara dan Arab Saudi Hujan Salju, Ahli NASA Sebut Fenomena Ini Terjadi Secara Drastis

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: arvent
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved