Yandex

Terkini Daerah

Protes Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, Warga Layangkan Surat ke Staf Kepresidenan

Kamis, 21 Januari 2021 18:04 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUN-VIDEO.COM  - Seorang warga Sleman yang memiliki lahan di Somopuro, Jogolanan melayangkan surat kepada Staf kepresidenan deputi 1 bidang infrastruktur.

Surat ini berisi protes dirinya dengan proses mekanisme dan pengadaan tanah proyek Jalan Tol Solo-Jogja.

Saat ditemui TribunSolo.com, sang pengirim surat ke staf kepresidenan, Himawan Pambudi mengatakan mekanisme musyawarah yang diterapkan dalam Mega proyek ini dinilai merugikan pemilik tanah yang terdampak proyek tersebut.

"Kami disini mempersoalkan besaran ganti rugi dan mekanisme ganti rugi proyek Tol Solo-Jogja yang kami anggap merugikan warga yang terdampak" ucap Himawan saat ditemui awak wartawan Rabu (20/1/2021).

Himawan menyebutkan ada dua indikasi yang bisa merugikan warga.

Yang pertama yaitu besaran ganti rugi yang dinilai sangat kecil dibandingkan dengan resiko warga yang terdampak kehilangan pekerjaan, serta resiko sosial.

"Kemudian harga tanah yang saat ini melambung tinggi, yang tak terkejar dengan ganti rugi yang didapat," ujarnya.

Kemudian  yang kedua yaitu mekanisme pengadaan yang dinilai mengabaikan Pasal 37 Undang-Undang Nomor 2012 tentang pengadaan tanah bagi kepentingan umum.

Himawan menekankan dalam pasal ini, harus adannya proses musyawarah  dalam pengadaan tanah bagi kepentingan umum.

"Dari hasil indikasi tersebut, dikatakan musyawarah jika adannya negosiasi dan tawar menawar yang diberikan pemerintah melalui Appraisal dengan warga yang terdampak," ucap Himawan.

"Namun pada kenyataannya, yang terjadi saat ini bukan musyawarah melainkan pemberitahuan sepihak, kalau tidak setuju silahkan  lanjut ke pengadilan, " tambah Himawan.

Ia mengaku telah melayangkan surat tersebut ke Staf Kepresidenan Deputi 1 melalui e-Mail baru sekali.

Meskipun begitu, dirinya klaim sudah berkomunikasi dengan staf kepresidenan deputi 2 bidang kesra, Usep Setiawan dan Abes Nego Tarigan.

"Kami harap, ada perhatian dari pemerintahan karena proyek ini banyak yang terdampak ribuan orang di Kabupaten Klaten," harap  Himawan

Himawan memiliki rumah makan di Nolojayan, Somopuro, Jogonalan, Klaten yang juga terdampak pembangunan jalan tol Solo-Yogya.

Dari luas tanah sekitar 400 meter persegi, seluas 275 meter persegi diantaranya yang akan terkena dampak tol.

PPK Jalan Tol Solo-Jogja Tanggapi Protes Warga

Sementara itu, Staff PPK Jalan Tol Solo-Jogja, Kristian mengaku pihaknya belum mendapat tembusan dari pusat.

"Belum ada tembusan ke kami, belum sampai di Somopuro masih di Karanganom, ditunggu aja prosesnya saja," kata Kristian.

Lanjut Kristian menjelaskan pihaknya melakukan prosedur sesuai dengan undang-undang.

Mulai dari sosialisasi, mulai ada pengukuran pendataan, verifikasi, perbaikan data tim penilaian, pihaknya sudah lakukan

"Musyawarahkan bentuk ganti kerugian, jika sesuai Undang-undang bukan nilainya namun bentuk ganti kerugian, karena untuk nilai muklak dari KJPP sehingga sesuai prosedur dengan yang ada," jawabnya. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved