Kamis, 9 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Fenomena Tanah Bergerak Terjadi di Lamkleng Aceh Besar, Kedalaman hingga 5 Meter

Kamis, 21 Januari 2021 09:24 WIB
Serambi Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Fenomena tanah bergerak di Desa Lamkleng, Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, masih belum berhenti.

Fenomena ini membuat rekahan bervariasi hingga kedalaman 5 meter,pada Rabu (20/1) kemarin.

Peristiwa ini telah menyebabkan beberapa warga mengungsi.

Hujan deras mengguyur Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (19/1/2021) malam hingga Rabu (20/1/2021) dini hari membuat blok longsoran menjadi semakin parah.

Baca: Penghubung Antarkampung di Sukabumi Terputus Akibat Tanah Bergerak, 300 KK Terancam Terisolasi

Selain turunnya semakin dalam, rekahannya pun semakin lebar dan panjang.

"Kondisi di blok longsoran itu semakin parah. Kami sudah ke sana lagi tadi siang," kata Dr Syamsidik, peneliti senior di Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK).

Pergerakan tanah yang terjadi sejak Minggu (10/01) lalu tersebut, membuat warga di sekitar lokasi takut untuk pulang ke rumah.

"Sejauh ini sudah 14 rumah yang penghuninya diminta mengungsi ke tempat yang lebih aman di Gampong Lamkleng," kata Dosen Fakultas Teknik USK ini.

Baca: Tanah Bergerak di Malang, Rumah Warga Nyaris Ambruk

Dikutip dari Serambinews.com , Tim Prodi Teknik Geologi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh terus melakukan penelitian untuk mencari tau penyebab terjadinya pergesaran tanah di Gampong Lamkleng.

Mereka juga mengambil sampling tanah untuk diperiksakan ke lab USK Banda Aceh.

Dengan menggunakan Drone, tim dari USK memantau gampong Lamkleng dari udara.

Terlihat beberapa pemukiman dan beberapa lokasi mengalami kerusakan. (*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Pohon Bertumbangan dan Makam-makam Rusak di Blok Longsor Kuta Cot Glie

Reporter: Rena Laila Wuri
Sumber: Serambi Indonesia

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved