Travel
Tips-tips Berwisata ke Taman Nasional Baluran, Jangan Memakai Sandal Jepit hingga Harus Reservasi
TRIBUN-VIDEO.COM - Taman Nasional (TN) Baluran sudah dibuka kembali untuk wisata sejak Selasa (5/1/2021).
TN Baluran ditutup sejak 21 Desember 2020 – 4 Januari 2021 karena kondisi Covid-19 di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (Jatim).
Apabila ingin berkunjung ke TN Baluran dalam waktu dekat, terdapat sejumlah syarat yang harus dilakukan oleh calon wisatawan agar aktivitas liburan tidak terganggu, serta tetap aman dan nyaman.
“Sebaiknya gunakan sepatu dan jangan sandal jepit atau sejenisnya,” kata Humas TN Baluran Joko Mulyo yang akrab disapa Jomy kepada Kompas.com, Selasa.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum sepuluh tips liburan ke TN Baluran, Rabu (6/1/2021):
1. Siapkan hasil rapid test
Sebelum berkunjung, calon wisatawan nusantara (wisnus) yang tiba dari luar Jatim wajib melakukan rapid test antigen dan menunjukkan hasil negatif.
Sementara itu, pengunjung yang tiba dari area Jatim hanya perlu membawa hasil negatif rapid test antibodi. Bagi wisatawan mancanegara (wisman), mereka harus membawa hasil negatif swab PCR sebelum liburan ke TN Baluran.
“Berlaku sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditetapkan, mengingat kondisi penyebaran Covid-19 masih mengkhawatirkan,” ujar Jomy.
Baik rapid test antigen, rapid test antibodi, maupun swab PCR, ketiganya wajib memiliki masa berlaku tiga hari sejak hasil dikeluarkan.
Bagi balita, lansia, dan penderita penyakit bawaan yang rentan tertular Covid-19 ada baiknya urungkan niat untuk berkunjung ke TN Baluran.
2. Reservasi daring dulu
Setelah memiliki hasil rapid test, langkah selanjutnya adalah reservasi kunjungan melalui situs https://bit.ly/FormKunjunganTNBaluran.
Sebab, tempat wisata tersebut membatasi kunjungan 950 orang per hari sejak dibuka kembali selama new normal pada 18 Agustus 2020.
Beberapa data yang harus diisi dalam form kunjungan tersebut adalah nama, nomor KTP, email, alamat, tanggal kunjungan, jam berkunjung, dan tujuan kunjungan.
3.Identitas diri jangan ketinggalan
Satu hal yang paling penting adalah membawa identitas diri lengkap, baik itu KTP atau tanda pengenal lainnya yang memudahkan pihak TN Baluran mengidentifikasi calon pengunjung.
Untuk KTP, meski calon wisatawan sudah menuliskan nomor KTP di form kunjungan daring, namun ada baiknya tetap membawa kartu fisik untuk pemeriksaan lebih lanjut jika terjadi kesalahan dalam memasukkan data dalam form tersebut.
4. Bawa perlengkapan pribadi termasuk payung
Selain identitas diri, perlengkapan pribadi pun perlu dibawa.Salah satunya adalah payung sebagai langkah antisipasi jika terjadi hujan selama berwisata.
“Pastikan perlengkapan wisata pribadi (dibawa),” kata Jomy.
Kemudian, perlengkapan lain yang perlu dibawa adalah peralatan makan dan minum dan perlengkapan ibadah sendiri agar tidak saling bercampur.
5.Makanan dimakan sendiri saja
Jika kamu membawa makanan ke dalam TN Baluran, Jomy menegaskan agar makanan dimakan oleh diri sendiri.
Sebab, terdapat larangan untuk memberi makan para satwa yang berada di kawasan pelestarian alam.
Selanjutnya, makan pun hanya boleh di area yang telah ditentukan. Adapun, area-area tersebut adalah kantin, di dalam mobil masing-masing, atau di area piknik yang berada di Pantai Bama.
6.Jangan pakai sandal jepit supaya nyaman
TN Baluran merupakan tempat wisata yang patut dikunjungi bagi wisatawan pecinta alam yang ingin menikmati pemandangan yang masih asri.
Kendati demikian, kawasan pelestarian alam yang memiliki berbagai macam flora dan fauna tersebut memiliki area seperti Savana Bekol dan Pantai Bama yang lebih nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Supaya wisatawan lebih merasa nyaman dalam menjelajahi TN Baluran, Jomy mengimbau agar mereka menggunakan sepatu dan bukan sandal jepit.
7.Dilarang buang sampah sembarangan
“Yang tidak boleh dilakukan selama di TN Baluran adalah membuang sampah di sembarang tempat,” tegas Jomy.
Jika membawa makanan atau minuman di wadah sekali pakai, ada baiknya kamu membawa kantung plastik pribadi sebagai tempat pembuangan sampah sementara jika tidak menemukan tempat sampah di sana.
Selain itu, jika menemukan satu atau dua sampah dari wisatawan lain yang berada di TN Baluran, kamu bisa memungutnya untuk dibuang ke tempat sampah.
8. Tidak perlu ngebut di dalam TN Baluran
Jomy mengatakan bahwa salah satu tips yang dapat dilakukan saat berkunjung ke TN Baluran adalah jangan ngebut.
Selain itu, para satwa di sana terbilang cukup pemalu lantaran mereka akan langsung masuk ke dalam hutan jika mendengar suara mesin mobil atau motor. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Tips Liburan ke TN Baluran di Situbondo, Jangan Pakai Sandal Jepit"
Sumber: Kompas.com
LIVE UPDATE
Pilu! Seorang Pendaki Asal Binjai Sumut Tewas di Gunung Leuser, Korban Sempat Sakit saat Pendakian
Jumat, 10 April 2026
Local Experience
Pesona Pulau Bunaken di Teluk Manado, Surga Bawah Laut yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Utara
Jumat, 10 April 2026
Terkini Daerah
Gunung Bromo Ditutup Sementara hingga 12 April 2026 demi Pemulihan Ekosistem Kawasan Wisata Alam
Jumat, 10 April 2026
Local Experience
Tanjung Puting menjadi Destinasi Unggulan dalam Program Famtrip Peserta Nordik dan Media Eropa
Kamis, 9 April 2026
Local Experience
Taman Nasional Tanjung Puting sebagai Kawasan Konservasi dan Destinasi Wisata Andalan di Kalimantan
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.