Selasa, 14 April 2026

Meliput Kelompok Kanibal di India, Pembawa Acara Ini Cicipi Rasa Otak Manusia

Kamis, 9 Maret 2017 19:37 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM -- Seorang pembawa acara televisi memakan otak manusia yang telah dimasak bersama kelompok kanibal di India.

Dilansir dari Thesun.co.uk, Rabu (8/3/2017), tokoh keagamaan Amerika Serikat Reza Aslan menjadi pembawa acara pada episode Believer yang merupakan bagian dari enam rangkaian seri keagamaan CNN.

Dalam episode tersebut Aslan bertemu dengan Aghori, sekte Hindu nomaden di India.

Kelompok tersebut percaya bahwa tidak ada yang bisa menodai tubuh manusia.

Mereka juga menolak sistem kasta Hindu, yang membuat kelompok orang tertentu menjadi direndahkan.

Setelah Aslan dimandikan dalam Sungai Gangga yang sakral, tokoh agama dari suku Aghori melumuri wajah Aslan dengan abu dari tubuh orang yang dikremasi dan memberinya alkohol yang disajikan dalam tengkorak manusia.

Berdasar laporan dari Washington Post Aslan diberi sepotong otak manusia yang sudah dibakar dan dia memakannya.

"Mau tahu rasa otak manusia yang sudah mati seperti apa? Arang," kata Aslan.

"Ini dibakar sampai garing," tambahnya.

Segera sesudah itu ketika wawancara menjadi semakin menjijikkan dan satu dari para kanibal itu mengatakan pada sang pembawa acara, "Aku akan memenggal kepalamu kalau kau terus-terusan banyak bicara".

Aslan mengatakan pada sutradara bahwa mungkin ini merupakan sebuah kesalahan dan dia meminta kru untuk menghentikan syuting.

Tonton juga:

Video Kondisi Terkini Julia Perez yang Kesakitan sambil Teriak "Aduh"

Putra Kim Jong Nam Unggah Video ke YouTube: Ayah Saya Dibunuh

Epsiode ini memancing reaksi dari para pemeluk agama Hindu di Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa tayangan ini menunjukkan sisi negatif dari agama mereka.

Shalabh Kumar yang berdarah India-Amerika mengatakan bahwa tayangan tersebut merupakan serangan yang menjijikkan pada agama Hindu.

Dalam cuitannya di Twitter Kumar menuliskan, "Agama Hindu telah diserang karena besarnya jumlah Hindu Amerika yang mendukung Trump selama masa kampanye".

Aslan membalas komentar Kumar tersebut dengan mengatakan, "Acara ini adalah tentang Aghori, bukan agama Hindu".

Selengkapnya tonton video di atas. (*)

Editor: Cornelia Putri Indriastuti
Reporter: Cornelia Putri Indriastuti
Video Production: Cornelia Putri Indriastuti
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Amerika Serikat   #Sungai Gangga   #Aghori   #India   #Hindu

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved