Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Dinyinyiri Warganet Gara-gara Barter Tanaman Hias dengan Rumah, Hidmat: Saya Bukan Politikus

Minggu, 17 Januari 2021 14:30 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengusaha asal Kabupaten Garut, Jawa Barat bernama Hidmat Syamsuddin mendadak menjadi perbicangan setelah aksinya yang menukar rumah dengan tanaman hias.

Atas tindakannya tersebut, warganet kemudian menudingnya hanya sekadar mencari popularitas semata.

Menanggapi komentar miring di media sosial, Hidmat mengaku heran.

Hidmat menegaskan dirinya memang pengusaha sejak dulu, sehingga dirinya tidak berniat pencitraan layaknya politikus.

Diketahui Hidmat sempat menjadi pengusaha di bidang properti sebelum beralih ke pengusaha tanaman hias.

"Aneh saya dengan netizen di Indonesia, di medsos bilang saya pansos lah, pencitraan lah, saya bukan politikus, saya pengusaha asli sejak dulu," kata dia, Sabtu (16/1/2021) siang.

Dikutip dari Kompas.com, Hidmat membenarkan dirinya menukar rumah seharga Rp500 juta dengan 200 pot tanaman hias berbagi jenis dari seorang pedagang tanaman hias asal Depok, Jawa Barat bernama Mario.

Mario pun bersepakat menukar tanamannya dengan rumah dengan luas tanah 135 meter persegi dan luas bangunan 80 meter persegi.

Hidmat meyakini hal yang ia lakukan sebagai investasi untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

Rumah tersebut diketahui memang dibangun untuk dijual di kemudian hari.

"Iya barter, jadi investasi," jelas Hidmat yang sebelum menjadi pengusaha tanaman hias mengaku sempat berbisnis di bidang properti.

Hidmat juga meyakini modalnya tersebut akan cepat kembali.

Bahkan saat ini Hidmat tengah berkomunikasi dengan seorang pengusaha asal Bogor untuk barter tanaman hias dengan rumah.

"Sekarang saja saya sedang komunikasi (barter rumah dengan tanaman) lagi dengan pengusaha di Bogor, tapi rumahnya di Magelang, jadi terlalu jauh dari Garut," katanya.

Menurutnya, tanaman hias memiliki potensi bisnis yang besar dengan perputaran uang yang cepat, apalagi tidak memerlukan lahan besar seperti tanaman pangan.

"Sekarang lihat saja di selatan Garut, banyak yang berburu keladi, dibawa ke Garut bisa laku Rp 10 sampai Rp 20 ribu," kata dia.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus"

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Kompas.com
Tags
   #tanaman hias   #Bogor   #pengusaha   #Garut
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved