Yandex

INDONESIA UPDATE

KNKT Berhasil Unduh Data FDR Sriwijaya Air SJ-182, Ada 330 Parameter yang Kini Masih Dipelajari

Sabtu, 16 Januari 2021 16:14 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebelumnya dikabarkan bagian dari black box Flight Data Recorder (FDR) telah ditemukan dan langsung diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNT) untuk investigasi.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menyebut, kini pihaknya telah berhasil mengunduh rekaman data penerbangan di dalam FDR tersebut.

Soejanto mengatakan data yang telah berhasil diunduh tersebut terdiri dari 330 parameter dan semuanya dalam kondisi baik.

Meski begitu, hingga kini pihanya masih mempelajari data-data tersebut.

Sebelumnya, KNKT melakukan sejumlah tahapan dalam proses pengunduhan data dari FDR tersebut.

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengatakan, pihaknya telah menerima crash survivable memory unit (CSMU).

Nurcahyo menjelaskan, proses tersebut diawali dengan mengambil atau mengeluarkan memori unit tersebut.

Kemudian, lanjut dia, memori unit tersebut dibersihkan dari kotoran, terutama dari garam lantaran sudah beberapa hari terendam di laut.

Baca: Pecahan Bagian Black Box CVR Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Tapi Memorinya Masih dalam Pencarian

Pembersihan dilakukan menggunakan air suling lalu dilanjutkan menggunakan alkohol.

Proses selanjutnya adalah pengeringan yang dilakukan menggunakan oven khusus selama delapan jam.

Setelahnya baru dilakukan pengunduhan data yang akan memakan waktu selama dua jam bila tanpa hambatan.

Sebelumnya, FDR ditemukan pada Selasa (12/1/2021) sekira pukul 16.10 WIB di kedalaman 18 meter.

Salah satu yang menemukan black box tersebut adalah KLS Isarat Windi Putu Suwaka Sandiago, tim penyelam Dislambair TNI AL.

Ia mengatakan saat itu menemukan black box bersama tiga orang lainnya dan membagi tugas.

Mereka lalu melihat sebuah kotak tertanam di bawah lumpur.

Butuh waktu selama 25 menut untuk bisa mengevakuasi black box tersebut dari bawah air dan lumpur.

Setelah dibawa ke atas, black box tersebut lalu diserahkan pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diidentifikasi.(Tribun-Video.com)

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Videografer: fajri digit sholikhawan
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved