Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Putra Sulung Syekh Ali Jaber Ungkap Pesan Terakhir sang Ayah sebelum Wafat, Minta Tak Ingkari 1 Hal

Kamis, 14 Januari 2021 16:43 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Putra sulung pendakwah Syekh Ali Jaber, Al Hasan Ali Jaber mengungkapkan wasiat terakhir sang ayah.

Hasan mengaku terakhir kali bertemu sang ayah kurang lebih dua minggu lalu.

Ia lantas mengungkapkan bagaimana pesan terakhir Syekh Ali Jaber sebelum sang ayah meninggal dunia.

Dikutip dari TribunWow.com, ditemui di rumah duka di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Hasan tampak duduk di depan rumah bersama pelayat lain.

Meski tengah dirundung duka, Hasan masih bisa menjawab pertanyaan dari awak media.

Hasan menjelaskan, ia terakhir kali bertemu sang ayah dua minggu lalu di rumah sakit.

Terakhir itu sebelum masuk rumah sakit, kurang lebih dua minggu di rumah sakit," kata Hasan.

"Dia sebelum ke rumah sakit itu ketemu, dia udah positif (Covid-19) diambil ke rumah sakit, habis itu enggak pernah ketemu lagi," ungkapnya.

Hasan bercerita, mengetahui kabar meninggalnya sang ayah sekira pukul 10.00 WITA.

Ia pun membenarkan wasiat terakhir Syekh Ali Jaber yang ingin dimakamkan di Lombok.

Hasan mengaku sedang mengupayakan hal tersebut dan berharap tak ada kendala dalam persiapan tersebut.

"Iya, kita usahain, lagi diurus dulu, belum ada kabar," kata Hasan.

Sempat berkomunikasi dengan sang ayah, Hasan mengaku Syekh Ali Jaber telah memberikan pesan terakhir padanya.

Ia meminta agar Hasan menjaga sang ibu, Umi Nadia dan kedua adiknya.

Syekh Ali Jaber juga mengingatkan sang putra untuk selalu menjalankan salat.

Baca: Kenangan Syekh Ali Jaber Ungkap Cinta pada Indonesia, Saya Siap Mati dan Dimakamkan di Tanah Air

Pasalnya, salat adalah pondasi untuk dapat mendirikan agama islam yang kokoh.

"Jaga salat sama jaga mama," kata Hasan.

"Yang penting salat."

"Dia cuma pesannya yang penting jangan tinggalin salat, karena pondasi agama," lanjutnya.

Hasan menuturkan, cukup aktif berkomunikasi dengan sang ayah sebelum dipindahkan ke ruang ICU.

Hasan menuturkan, sejak sang ulama masuk ke ruang khusus, komunikasi mereka terputus hingga hari kematiannya.

Hasan juga menyebutkan bahwa dirinya tak bisa menjenguk sang ayah lantaran ketentuan protokol kesehatan terkait status Syekh Ali Jaber yang positiv terpapar Virus Corona.

"Terakhir itu sebelum masuk ICU masih pegang hp beliau," kata Hasan.

"Setelah masuk ICU sudah enggak, enggak bisa (menjenguk), protokol," pungkasnya.

Pendakwah Ali Saleh Mohammed Ali Jaber diketahui meninggal dunia Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Syekh Ali Jaber menghembuskan napas terakhir 08.30 WIB di ruang ICU.

Sebelumnya Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan positif Covid-19.

Namun informasi terakhir, kondisinya dikabarkan membaik.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Putra Sulung Syekh Ali Jaber Bongkar Pesan Terakhir sang Ayah, Singgung Keluarga dan Pondasi Agama

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: TribunWow.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved