INDONESIA UPDATE
Keluarga dari Laskar FPI Setuju Dilakukan Autopsi Ulang, Makam 6 Jenazah Diminta Dibongkar
TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak keluarga 6 laskar FPI yang tewas insiden berdarah di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek menemui Komnas HAM bersama anggota DPR RI.
Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga juga membahas kemungkinan soal adanya pendalaman kasus.
Satu di antara yang menjadi pembahaan adalah terkait pembongkaran makam untuk autopsi ulang.
Dalam pertemuan tersebut, anggota DPR RI Mardani Ali Sera diketahui ikut serta.
Ia lantas membeberkan bahwa pihak keluarga menyetujui jika Komnas HAM memang perlu melakukan pendalaman dengan autopsi ulang.
Baca: Munarman Dilaporkan Barisan Santri Nusantara karena Sebut Laskar FPI yang Tertembak Tak Punya Senpi
Hal tersebut lantaran jenazah keenam laskar yang sudah diautopsi kepolisian padahal tidak disetujui oleh pihak keluarga.
Maka dari itu pengacara kemudian menyiapkan surat persetujuan jika Komnas HAM meminta.
Terkait autopsi, diketahui sebelumnya Bareskrim Polri telah menyampaikan hasilnya.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian menyampaikan total ada 18 luka tembak yang ada di jenazah enam laskar FPI yang ditembak mati oleh polisi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan hasil autopsi lainnya menunjukkan bahwa tidak ada tanda kekerasan di tubuh 6 laskar FPI.
Hasil autopsi itu telah dikeluarkan sejak sepekan lalu.
Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, pihaknya masih belum menerima permintaan adanya autopsi ulang enam jenazah laskar FPI yang ditembak mati di jalan tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.
Sampai saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu permintaan resmi dari Komnas HAM. (*)
Reporter: Nila
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Panggil Petinggi TNI, Dalami Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
Tim Advokasi Andrie Yunus Ajukan Perlindungan ke LPSK hingga Komnas HAM usai Alami Ancaman & Teror
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Komnas HAM Pastikan Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Sama antara Polda dan TNI
Senin, 30 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Reaksi Komnas HAM soal Pengunduran Diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.