Terkini Nasional

Menkeu Naikkan Cukai Rokok 12,5 Persen, Politisi Golkar Ingatkan Pemerintah Jangan Matikan UKM

Jumat, 11 Desember 2020 12:38 WIB
Kompas TV

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo mengingatkan pemerintah agar jangan sampai mematikan industri rokok skala UKM (Usaha Kecil dan Menengah) ketika cukai rokok dinaikan.

"Semangat untuk menaikan tarif cukai jangan hanya mengejar target peningkatan penerimaan negara dari sektor cukai saja.Tetapi pemerintah harus lebih mementingkan kelangsungan usaha industri rokok skala menengah atau UKM (Usaha Kecil dan Menengah),” kata Firman dalam keterangan persnya, Kamis (10/12/2020).

Baca: Pemerintah Coba Seimbangkan Aspek Kesehatan dan Ekonomi Melalui Kenaikan Tarif Cukai Rokok

Baca: Fakta Larangan Merokok di Malioboro Resmi Diberlakukan, Pelanggar Terancam Denda Rp7,5 Juta

Firman mengingatkan dengan menaikkan cukai rokok jangan sampai tidak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang semangatnya untuk meningkatkan UKM sebagai pilar perekonomian dan penyerapan tenaga kerja.

Sebelumnya Kemenkeu mengumumkan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 12,5 persen.

Kenaikan ini terdiri dari, industri yang memproduksi sigaret putih mesin (SPM) golongan I 18,4 persen, sigaret putih mesin golongan II A 16,5 persen, sigaret putih mesin IIB 18,1 persen, sigaret kretek mesin (SKM) golongan I 16,9 persen, sigaret kretek mesin II A 13,8 persen, dan sigaret kretek mesin II B 15,4 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul Terkait Kenaikan Cukai Rokok, Politisi Golkar Ingatkan Pemerintah Jangan Matikan UKM

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: Kompas TV

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved