Yandex

TribunnewsWiki

Panu (Tinea Versicolor), Infeksi Jamur Malassezia yang Biasanya Membuat Warna Kulit Terlihat Berbeda

Rabu, 9 Desember 2020 16:14 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Panu merupakan infeksi jamur pada kulit yang terbilang sangat umum.

Pada sebagian besar kasus, panu atau tinea versicolor lebih sering menyerang remaja dan usia muda.

Meski begitu, orang dewasa juga bisa saja terserang panu, terutama mereka yang tinggal di iklim subtropis.

Jamur mengganggu pigmentasi pada kulit, sehingga menghasilkan area kulit dengan warna berbeda dibandingkan kulit di sekitarnya.

Area ini dapat mempunyai warna lebih gelap atau terang.

Sebagian besar panu terjadi pada pundak, punggung, leher, dan dada. Hal yang perlu diperhatikan, masalah kulit ini tidak menyebabkan nyeri dan tidak menular.

Baca: Onychomicosis, Infeksi Kuku Jamur yang Memang Sering Terjadi

Penyebab

Penyebab utama panu adalah perkembangan jamur Malassezia pada kulit.

Jamur penyebab panu bisa ditemukan pada kulit yang sehat, dan merupakan flora yang normal.

Jamur ini baru akan menyebabkan masalah saat tumbuh secara abrnormal.

Misalnya, dipicu karena lemahnya sistem kekebalan tubuh atau perubahan hormon.

Selain itu, beberapa faktor pendorong di atas juga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terserang panu.

Baca: Osteoartritis, Dikenal Juga sebagai Artritis Degeneratif atau Penyakit Degeneratif Sendi

Gejala

Ketika seseoarang terserang panu, maka tubuhnya akan mengalami beberapa keluhan.

Berikut gejala-gejala yang umumnya dialami pengidap panu:

- Area kulit dengan diskolorasi, biasanya pada bagian punggung, dada, leher, dan lengan atas, yang tampak lebih gelap atau terang.
- Gatal ringan.
- Kulit terasa kering, gatal, dan mungkin bersisik.
- Kulit menebal.
- Perubahan warna pada kulit, menjadi lebih terang atau gelap dibandingkan kulit di sekitarnya.

Pengobatan

Jika tinea versikolor parah atau tidak bereaksi terhadap obat antijamur yang dijual bebas, mungkin diperlukan obat resep dokter, dalam bentuk topical maupun oral.

Setelah perawatan selesai, warna kulit mungkin tetap tidak merata selama beberapa minggu, atau bahkan berbulan-bulan.

Infeksi juga dapat berulang dalam cuaca panas dan lembap.

Dalam kasus persisten, mungkin perlu minum obat satu atau dua kali sebulan untuk mencegah infeksi berulang.

Cara mencegah panu paling utama adalah menjaga kebersihan kulit agar tidak lembap, dan perkuat sistem kekebalan tubuh.

Untuk membantu mencegah tinea versikolor kembali, dokter dapat meresepkan perawatan kulit atau mulut yang digunakan satu atau dua kali sebulan.

Penggunaan ini hanya selama bulan-bulan yang hangat dan lembap. (TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan Judul Panu (Tinea Versicolor)

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #panu   #Tinea versicolor   #infeksi jamur
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved