Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

FPI Akui Rekaman Suara yang Beredar tapi Bantah soal Penyerangan Polisi: Dipancing? Fakta dari Mana?

Selasa, 8 Desember 2020 08:55 WIB
Kompas TV

TRIBUN-VIDEO.COM - Front Pembela Islam mengakui beredarnya rekaman suara yang merekam kejadian bentrok antara polisi dan simpatisan Habib Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek.

Namun meski mengakui adanya rekaman suara, secara tegas FPI membantah bahwa isi rekaman tersebut merupakan bentuk serangan kepada rombongan polisi.

Bantahan tersebut disampaikan Sekjen FPI Munarman kepada KompasTV, Senin (7/12/2020).

Munarman mengatakan rombongan orang tak dikenalah yang memulai terjadinya bentrok dengan menyalip mobil rombongan Habib Rizieq Shihab.

"Iya betul itu rekaman suara dan justru itu membuktikan rombongan pengacau itu yang akan menyalip dan memporakporandakan serta melakukan inisiatif untuk menyalip dari rombongan Habib Rizieq dan pengawalnya. Itu kan terdengar tadi terdengar kalau mereka nyalip kalau mereka nyalip kita ini dan kemudian kan ada nongkrong aja warung kopi, dimana bentuk serangannya?" ujarnya.

Baca: Terkait Dugaan Penyerangan Polisi, Beda Versi antara FPI dan Polisi, hingga Bukti Rekaman Viral

Munarman juga menyebut bukan pihaknya yang menyerang petugas, justru rombongan polisi yang memepet terlebih dahulu mobil milik simpatisan FPI.

"Dipancing yang mana? Yang memepet itu justru mereka, mana ada pancingan memepet. Kok ada pancingan memepet, di voice note itu tidak ada, fakta dari mana?" kata Munarman.

Munarman juga menjelaskan jika dalam kejadian, rombongan polisi tersebut tak mengenakan seragam yang mana diakui pihaknya tak mengenali para polisi.

Sebelumnya beredar sebuah rekaman suara diduga milik penyerang polisi saat insiden baku tembak simpatisan Habib Rizieq Shihab dengan anggota kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020).

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara sejumlah orang saling memberikan komando satu sama lain.

Terdengar juga ketegangan saat seseorang melontarkan kalimat bahwa ada anggotanya yang tertembak dalam insiden tersebut.

rekaman suara tersebut diduga milik penyerang polisi saat sama-sama melaju di lokasi kejadian.

Sebuah suara seorang pria lantas memberi komando bagaimana kendaraan diduga milik polisi tidak bisa mengikuti hingga mendekati rombongan utama.

Namun tak jelas siapa rombongan utama yang dimaksud dalam komando tersebut.

"Pokoknya gimana caranya kendaraan pengawal belakang itu menghambat laju kendaraan yang mengungtit, nanti alamatnya bilamana kita terpisah, bisa langsung turun," katanya.

"Yang penting kalian nanti jangan sampai yang menguntit dekat dengan rombongan utama," kata seseorang dalam rekaman itu.

Sosok tersebut lantas mengatakan agar mobil diduga milik polisi tidak bisa mengikuti laju kendaraan diduga simpatisan Rizieq Shihab itu.

Dalam rekaman tersebut, terdengar pula seseorang yang menyebut nama Bang Egi untuk mencari jalan lain jika ada yang menyalip.

"Bang Egi pokoknya kalau dia nyalip, kita cari jalan lain, Pokoknya kita cari jalur lain Bang Egi," jelas seseorang.

Ada pula seseorang yang memanggil komandan dan menanyakan ada berapa mobil yang sedang mengikuti rombongan itu.

"Dia ada berapa mobil yang ikutin di belakang?" katanya.

Dalam percakapan itu, terdengar juga keadaan cukup mencekam saat seseorang berteriak bahwa ada anggota yang tertembak.

"Lari-lari ada yang ketembak katanya, ambon monitor ambon," terangnya. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas TV

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved