Rabu, 22 April 2026

Viral Video

Viral Video Gunung Semeru Keluarkan Asap Tebal dan Warga Tampak Panik, Begini Fakta Sebenarnya

Senin, 7 Desember 2020 18:02 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah video memperlihatkan asap tebal membumbung ke langit dari Gunung Semeru viral di media sosial.

Tampak warga di kawasan Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dikejutkan oleh asap tebal dari Gunung Semeru.

Tenda pengungsian di Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro masih terlihat berjaga untuk mengantisipasi aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat, Minggu (6/12/2020).

Dalam video tersebut, para warga yang melihat asap tebal dari Gunung Semeru tampak panik.

Baca: VIRAL VIDEO Warga Panik Akibat Muncul Kepulan Asap Gunung Semeru, Bukan Meletus, Ini Penjelasannya

Warga berlarian, juga terdengar suara warga diminta segera mengungsi.

Bahkan, di media sosial video tersebut berisikan keterangan Gunung Semeru telah kembali mengeluarkan guguran lava panas.

Ada juga yang menyebut Gunung Semeru meletus kembali.

Terkait hal ini, seorang warga Sumberwuluh, Hanafi mengatakan, bahwa kabar tersebut salah.

"Bukan meletus, itu asap keluar karena endapan lahar panas kena hujan," kata Hanafi, Minggu (6/12/2020).

Baca: Fakta Terbaru Gunung Semeru Meletus, dari Potensi Banjir Lahar Dingin hingga Imbauan Gubernur Jatim

Ia menceritakan, peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, sekitar pukul 16.00 WIB.

Diketahui, sebelum kepulan asap terjadi, sebelumnya kawasan di Lumajang memang tengah diguyur hujan.

Hal inilah yang menurut Hanafi, memicu endapan lahar panas mengeluarkan asap tebal.

"Logikanya kalau ada erupsi, kenapa kepulan asap hanya terjadi pada 1 titik saja?"

"Dan itu sumber kepulannya bukan dari atas puncak, tapi dari lerengnya," ujarnya.

Hanafi membenarkan, saat peristiwa itu terjadi, warga yang tinggal di dekat Besuk Kobokan diminta untuk segera mengungsi.

Untungnya, lanjut Hanafi, gara-gara kejadian kepulan asap tebal yang membuat warga sempat panik tersebut, namun peristiwa tersebut tidak berlangsung lama.

"Sudah lama reda kok, sekarang sudah tidak tertutup kabut," pungkasnya.

Penjelasan dari BPBD Kabupaten Lumajang

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo membenarkan pada Minggu (6/12/2020) sore, di lereng Gunung Semeru mengeluarkan kepulan asap tebal.

Namun, ia membantah jika kepulan asap tebal tersebut disebabkan karena Gunung Semeru meletus.

"Kalau kepulan asap itu wajar karena memang sisa material lahar panas terkena hujan otomatis keluar asap," ujar Wawan, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: BARU Terkuak Cekcok Sule-Nathalie Holscher saat Bulan Madu, Ayah Rizky Febian Dibentak: Awas Ya Kamu

Lebih lanjut, Kata Wawan, pasca Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (1/12/2020), setiap sore, warga yang tinggal di dekat Besuk Kobokan selalu mengungsi secara mandiri.

Sebab, dikhawatirkan saat malam hari, aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat.

Hal ini mengingat karakteristik gunung yang fluktuatif.

"Memang setiap sore warga selalu mengungsi sendiri, pagi kembali ke rumah masing-masing."

"Terutama warga yang tinggal di Dusun Sumbersari, karena sangat dekat Besuk Kobokan," ungkap Wawan.

Adapun, warga yang tinggal di Desa Supiturang biasanya mengungsi di 2 titik.

Yaitu SDN Supiturang IV dan Balai Desa Supiturang.

Sementara itu, terkait video yang menjadi viral menyebut Gunung Semeru meletus, ia pun meminta untuk segera dihentikan.

Sebab hal itu justru bisa memicu kepanikan warga.

"Yang jelas masyarakat harus tenang tapi tetap waspada. Selain itu harus bisa menyaring berita mana yang benar dan yang tidak," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul VIRAL Video Gunung Semeru Keluarkan Asap Tebal, Warga Berlarian Tampak Panik, Simak Fakta Sebenarnya

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribun Jatim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved