INDONESIA UPDATE
Sakit hati Sebut Miskin, Remaja di Malang Bunuh Temannya dan Tunggui Mayat Korban sampai Subuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang remaja di Kabupaten Malang berinisial AP (14) tewas dibunuh temannya sendiri karena pamer HP.
Pelaku berinisial S (20), tega bunuh temannya AP karena tersinggung disebut miskin dan tak mampu membeli ponsel.
Kasus pembunuhan tersebut terungkap berawal dari temuan mayat seorang remaja di kebun singkong di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Senin (30/11/2020).
Baca: 110 Petani Tewas dalam Pembunuhan Massal di Borno Nigeria, Diduga Dilakukan Kelompok Boko Haram
Dikutip dari Kompas.com, sosok mayat tersebut teridentifikasi sebagai AP yang sudah dilaporkan hilang oleh orangtuanya sejak Jumat (27/11/2020).
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, hasil pemeriksaan polisi AP dinyatakan sebagai korban pembunuhan karena terdapat sejumlah luka di tubuhnya.
Hasil pengembangan polisi menunjukan bahwa AP tewas dibunuh oleh temannya yakni S dengan cara dicekik.
Hendri menuturkan, kronologi pembunuhan berawal ketika S dan AP nongkrong di sebuah warung.
Baca: Sosok Ali Kalora Pimpinan MIT Diduga Dalang di Balik Aksi Pembunuhan 1 Keluarga di Sigi Sulteng
Saat nongkrong itu, pelaku menanyai korban yang membawa ponsel baru.
Korban lantas mengatakan bahwa pelaku miskin dan tidak mungkin bisa membeli ponsel baru.
"Pada saat nongkrong ini ada ucapan dari si korban yang cukup menyinggung perasaan si pelaku. Yaitu karena korban sedang menggunakan HP yang baru, kemudian dikomentari oleh pelaku, HP-mu baru ya. Dijawab oleh korban, iya, kamu orang miskin, kamu tidak akan bisa beli HP seperti saya," kata Hendri, menirukan percakapan korban dan pelaku.
Pelaku yang sakit hati lantas menjebak korban dengan mengajaknya ke tempat yang gelap, yakni di belakang Pasar Peteng pada Jumat (27/11/2020) pukul 01.00 WIB.
Pelaku lantas mencekik korban hingga tidak sadarkan diri.
Tidak lama kemudian korban sadar dan berusaha lari.
Melihat hal itu, pelaku mengejar korban hingga ke kebun singkong.
Di lokasi itu, pelaku kembali mencekik korban hingga meninggal dunia.
Pelaku tak langsung kabur, ia menunggui korban sampai benar-benar tak bernyawa selama dua jam.
Baru sekira pukul 05.00 WIB, pelaku meninggalkan mayat korban dan menutupinya dengan daun pepaaya.
Pelaku yang telah ditangkap polisi telah mengakui semua perbuataanya.
Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara karena melanggar Undang Undang tentang perlindungan anak. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin
Tribunnews Update
Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat Membusuk dalam Rumah di Jember Ditangkap, Motif Sakit Hati Diejek
4 jam lalu
Tribunnews Update
Jasad Membusuk di Jember Ternyata Dibunuh Anak Pemilik Rumah, Korban Tewas dalam Kondisi Terikat
4 jam lalu
Tribunnews Update
Temuan Wanita Tewas Telungkup di Kamar Wilayah Cirebon, Perhiasan yang Dipakai Korban Hilang
8 jam lalu
Live Tribunnews Update
Sosok Pelaku Pembunuhan Bilqis di Sragen, Pernah Rampok & Tewaskan 2 Korban 17 Tahun Lalu
19 jam lalu
Live Tribunnews Update
Pelaku Pembunuhan Bilqis di Sragen Ditangkap, Disebut Teman Ayah Korban & Sudah Jual Motor Curian
20 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.