Yandex

Penanganan Covid

Meski Lalukan 'Lockdown' setelah Ada Kasus Covid-19, PN Jakarta Selatan Tetap Beri Pelayanan Publik

Sabtu, 21 November 2020 21:51 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan memberlakukan pelayanan terbatas dimulai pada Senin, 23 November 2020, selama seminggu.

Hal itu karena Ketua PN Jaksel dinyatakan positif Corona dan ada beberapa pegawai lainnya terkonfirmasi COVID-19.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tetap melayani publik untuk perkara hukum mendesak selama masa lockdown imbas adanya pegawai terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca: Buntut 4 Karyawan Terpapar Covid-19, Kantor RRI Solo Lockdown 3 Hari, Suasana Tampak Sepi

"Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tetap dibuka tapi sifatnya terbatas, hanya untuk untuk layanan publik yang mendesak," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Suharno dalam keterangannya, Jumat (20/11/2020).

Dikutip dari Tribunnews.com, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Suharno menerangkan, penutupan sementara layanan pengadilan terhitung mulai Senin (23/11/2020) selama lima hari sampai dengan Jumat (27/11/2020).

Suharno mengujarkan, penutupan dilakukan sebagai langkah memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menyusul ditemukannya kasus pegawai terpapar Covid-19.

Kasus konfirmasi positif pertama terkonfirmasi dari sopir pribadi Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2 November 2020.

"Tanggal 2 November dia off tidak masuk kerja, tanggal 3 November dikabarkan masuk rumah sakit, lalu dilakukan prosedur cek kesehatan, tanggal 9 November dinyatakan positif Covid-19," ungkap Suharno.

Baca: Hakim PN Jaksel Tolak Semua Gugatan Praperadilan Irjen Napoleon yang Jadi Tersangka

Saat sang sopir dinyatakan positif, Kepala PN Jakarta Selatan yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) lalu melakukan isolasi mandiri.

Pada 19 November, sopir tersebut telah meninggal dunia.

Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan langsung melakukan swab test kepada seluruh karyawan, guna memutus mata rantai penularan.

"Selain tes berkala yang kita adakan, pegawai ada juga yang secara mandiri melaksanakan rapid, karena kondisi kita kan rentan ya, jadi ada yang rapid mandiri, itu rutin," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat. (*)

Catatan redaksi:

Bersama-kita lawan virus Corona.

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tutup Sementara Karena Muncul Klaster Covid-19, PN Jakarta Selatan Tetap Layani Publik

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved