Yandex

Tribunnews Update

Aziz Yanuar Tuding Presiden Jokowi yang Perintahkan TNI Copot Baliho Rizieq dan Ancam Bubarkan FPI

Sabtu, 21 November 2020 20:52 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar, menanggapi pernyataan keras Pangdam Jaya Mayjend Dudung Abdurachman.

Sebelumnya Pangdam menyinggung soal penurunan baliho Habib Rizieq Shihab hingga ancaman pembubaran FPI.

FPI menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan perintah TNI mencopot baliho Habib Rizieq.

Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar menjelaskan, tugas TNI dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 ada dua, operasi militer perang dan operasi militer selain perang (OMSP).

Baca: KSP Nilai Langkah Tegas TNI Turunkan Spanduk Bergambar Rizieq Shihab Sudah Sesuai Undang-undang

"Untuk OMSP yang bisa memerintahkan hanya presiden," ucap Aziz saat dihubungi, Jakarta, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, pada Pasal 7 ayat 3 menyebut OMSP dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

"Rakyat tentu tahu, upaya-upaya dari TNI terhadap FPI itu adalah bagian dari gerakan TNI. Artinya OMSP, dimana TNI menurut undang-undang bergerak atas dasar keputusan politik negara," paparnya.

"Rakyat juga sudah paham, yang bisa menggerakkan TNI pada situasi OMSP adalah Presiden. Artinya kebijakan politik negara saat ini memerintahkan TNI untuk melakukan operasi militer selain perang berupa pencopotan spanduk dan pengerahan pasukan ke Petamburan, serta upaya pembubaran FPI," sambung Aziz.

Dikutip dari Tribunnews.com, Aziz menilai, kebijakan politik negara yang langsung diputuskan oleh Presiden saat ini adalah untuk menakut-nakuti dan membubarkan FPI.

"Jadi jelas, perlu diketahui semua rakyat bahwa saat ini di negara kesatuan Republik Indonesia, masalah politik negara tingkat tinggi yang urgent menurut presiden adalah masalah nakut nakutin FPI dan bubarin FPI. Ini sangat menyedihkan," paparnya.

Aziz pun mengimbau TNI saat ini lebih baik membantu negara yang kesulitan mengurusi Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang tidak tuntas sejak dulu hingga kini.

"Sayang juga, pasukan pasukan super elit. Prajurit yang dibentuk untuk menjadi prajurit elit itu mahal investasinya. Sayang kalau digunakan untuk menakut-nakuti rakyat dan bubarin FPI yang banyak kontribusi untuk kemanusiaan dan umat," ujar Aziz.

Baca: Kerumunan Massa Rizieq Shihab Jadi Klaster Covid-19 Baru, 70 Orang Positif Corona di 3 Tempat

Sehingga TNI jangan mau diadu domba.

Sebelumnya dalam apel pada Jumat kemarin,Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyampaikan, dia tidak segan menindak tegas jika FPI masih berani memasang spanduk yang tidak sesuai aturan hukum.

Pandam menegaskan, TNI akan turun tangan jika ada ajakan atau provokasi yang mengganggu keamanan negara.

Pangdam mengirim pesan kepada semua pihak agar tidak coba-coba mengganggu persatuan dan kesatuan. (Tribun-video.com/ Rena Laila)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FPI Duga Presiden yang Perintahkan TNI Copot Baliho Rizieq Hingga Ancaman Pembubaran

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved