Rabu, 8 April 2026

Wiki Trends

Wiki Trends - Diprediksi Menangi Pilpres AS, Joe Biden Pernah Punya Kisah Tragis

Kamis, 5 November 2020 17:38 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Kandidat Partai Demokrat Joe Biden hampir dipastikan memenangi Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020.

Namun, di balik itu, sejumlah kisah tragisnya di masa lalu mencuat ke publik.

Tragedi kehilangan anggota keluarga dan kegagalan politik membentuk jati diri pria yang diperkirakan siap menjadi Presiden Baru Amerika Serikat.

Sejumlah perwakilan terlihat menyanyikan lagu, sementara lainnya melihat ke langit lepas sembari memanjatkan doa.

Pendeta Jacqui Lewis mengatakan perwakilan agama bersatu dan berdoa agar demokrasi di AS berlaku adil dan penuh kasih.

Kemudian Pendeta Derrick McQueen, perwakilan Gereja Presbiterian St. James dari Harlem berdoa sambil memainkan alat musik dan meminta rekan-rekannya untuk berdoa atas hasil pemilu.

McQueen menyebut apapun hasil pemilunya, doa dan harapan adalah hal utama.

Anggota Judson Memorial Keen Berger mengatakan dirinya datang dan berdoa karena menurutnya Tuhan tidak berada di Washington DC.

Sementara perwakilan agama Islam, Imam Khalid Latif dari Islamic Center New York Universtity juga ikut memimpin doa di hadapan peserta.

Doa kemudian disusul oleh Pendeta Chris Long.

Sebagaimana dilansir Associated Press, Kamis (5/11/2020), para peserta menuliskan kata-kata aspiratif tentang 'perdamaian', 'kebebasan', dan 'cinta'.

Seperti diketahui, kegiatan ini pertama kali diadakan empat tahun lalu setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden.

Koalisi antar-umat beragama ini dilakukan tidak hanya untuk pemilu, tetapi isu lain termasuk ketidakadilan rasial dan masalah pandemi Covid-19 yang kasusnya melonjak di seluruh AS.

Beranggotakan 20 orang, kelompok ini juga menayangkan kegiatannya secara daring / online melalui Zoom dan media sosial bagi mereka yang ingin menyaksikan. (*)

Reporter: Dinar Fitra Maghiszha
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved