UU Cipta Kerja
Menko Luhut Akui Jadi Inisiator Omnibus Law UU Cipta Kerja: Saya yang Mencetuskan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, skema Omnibus Law adalah penyederhanaan regulasi tumpang tindih agar lebih produktif dan efisien.
Luhut Binsar Pandjaitan mengakui dirinya menjadi inisiator Omnibus Law yang masuk dalam Undang-undang (UU) Cipta Kerja.
"Ini terus terang jujur saya teman-teman sekalian, saya mulai itu waktu saya Menkopolhukam saat itu. Saya melihat betapa semrawutnya UU peraturan kita yang ada sekian puluh itu satu sama lain saling tumpang tindih atau saling mengunci, sehingga kita tidak bisa jalan dengan lancar," ujarnya dalam webinar, Rabu (21/10/2020).
Akibatnya, Luhut menjelaskan, tindakan korupsi menjadi lebih tinggi dan inefisiensi juga terjadi dimana-mana karena aturan tumpang tindih.
"Nah waktu itu saya kumpulkan Pak Mahfud (MD), juga Pak Jimly Asshiddiqie, Pak Seno Aji, Pak Sofyan Djalil, dan dari kantor saya ada Pak Lambok. Kita mendiskusikan gimana caranya karena kalau satu persatu UU direvisi itu tidak tahu sampai kapan selesainya," katanya.
Dia menambahkan, saat itu Sofyan Djalil menyebut kalau di Amerika Serikat ada namanya skema Omnibus Law untuk menyederhanakan aturan.
"Omnibus ini tidak menghilangkan UU, tapi menyelaraskan isi UU itu jangan sampai tumpang tindih atau kait berkait atau saling mengikat dengan yang lain. Nah itu kemudian karena kesibukan sana-sini belum terjadi, baru mulai dibicarakan kembali oleh Presiden akhir tahun lalu dan itulah jadi buahnya sekarang, jadi proses panjang bukan proses tiba-tiba," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luhut Mengaku Jadi Inisiator Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ajak Diskusi Mahfud MD dan Sofyan Djalil
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Luhut Dapat Bocoran Intelijen: Drone Bawah Air Iran Bakal Hancurkan Kapal AS, Washington Khawatir
Senin, 16 Maret 2026
Terkini Nasional
Lapor ke Prabowo! Luhut Sebut Kapal Iran Bawa Drone Bawah Laut Dekati AS, Washington Mulai Khawatir
Sabtu, 14 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kapal-kapal Iran Bawa Drone Bawah Laut Mulai Dekati AS, Luhut Lapor ke Prabowo: AS Mulai Khawatir
Sabtu, 14 Maret 2026
Terkini Nasional
"KAMPUNGAN!" Luhut Marah Ada Pejabat Tuduh Dirinya Punya Saham di Toba Pulp Lestari: Asal Nuduh!
Selasa, 13 Januari 2026
Nasional
Luhut Marah Besar! Sindir Pejabat yang Tuduh Ia Punya Saham Toba Pulp: Kampungan! Tunjukin Buktinya!
Selasa, 13 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.