Yandex

Festival Rakyat Tolak Omnibus Law ala Mahasiswa Makassar, Kecam Kekerasan Terhadap Dosen

Sabtu, 17 Oktober 2020 20:58 WIB
Tribun Padang

TRIBUN-VIDEO.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Makassar, memadati pertigaan Jl AP Pettarani-Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (16/10/2020) sore.

Kehadiran mereka untuk berunjukrasa 'Tolak Omnibus Law' yang dibalut dengan nama kegiatan Festival Rakyat.

Pantauan di lokasi pukul 17.37 Wita, pengunjukrasa membentuk dua pola barisan.

Barisan satu tampak berjejer sambil membentangkan spanduk bertuliskan 'Mosi Tidak Percaya Cabut Cipta Kerja' #DPR Impostor.

Barisan lainnya membentuk lingkaran. Mereka melingkar sambil mendengarkan orasi dari sejumlah orator yang silih berganti.

"Pengesahan Omnibus Law adalah sebuah kejelasan bentuk ketidak berpihakan pemerintah dan DPR kepada rakyat khususnya kaum buruh," teriak seorang orator.

Tidak hanya menolak Omnibus Law, dalam festival itu juga disuarakan kecaman terhadap kekerasan yang dialami dosen UMI, AM.

Kecaman itu dalam bentuk poster berisi gambar AM yang babak belur diduga dianiaya sejumlah oknum polisi.

Selain itu, peserta Festivtal Rakyat itu, juga menghadang truk kontainer.

Truk yang dihadang dipalang tepat di ujung Jl AP Pertarani lalu dijadikan tempat memajang sejumlah poster tuntutan.

Selain orasi penolakan Omnibus Law, Festival Rakyat ala Gerakan Rakyat Makassar itu, juga mengagendakan live kuliah umum jalanan, suara-suara perlawanan rakyat dan pameran data.

Mereka yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Makassar itu merupakan mahasiswa yang berasal dari sejumlah kampus dan organisasi di Makassar.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul VIDEO: Festival Rakyat Tolak Omnibus Law ala Mahasiswa Makassar

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved