Yandex

Tribunnews Update

Baru 2 Tahun Diadopsi, Bocah 7 Tahun Tewas Disiksa Orangtua Angkatnya karena Susah Makan

Kamis, 15 Oktober 2020 15:44 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sepasang suami istri di Pulau Ambon, Malukut Tengah tega menganiaya anak angkat mereka hingga tewas.

Alasan kedua pelaku menganiaya korban hingga tewas karena sang anak tak menurut saat disuruh makan.

Kedua pelaku penganiayaan adalah EM dan MK, sementara korban adalah SFO (7), seorang bocah yang baru dua tahun mereka angkat sebagai anak.

Kasus tersebut terungkap setelah orangtua kandung korban mengaku korban sempat menceritakan perilaku semena-mena EM dan MK kepadanya.

Saat itu, tepatnya pada 3 Oktober 2020, SFO memang diantar ke rumah orangtua kandungnya Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

Namun, di hari yang sama, SFO datang sudah dalam keadaan lemas dan akhirnya meninggal dunia.

"Karena curiga orangtua kandung korban ini melapor ke polisi, apalagi saat mereka memandikan jasad korban mereka melihat tubuh korban kebiruan," kata Leo.

Usai menerima laporan orangtua kandung korban, polisi segera membongkar makam SFO.

Dari hasil otopsi sementara, ada luka memar di bagian punggung korban, kemudian pendarahan di bagian dada sebelah kanan, pendarahan di mata kanan lalu memar di dagu.

Setelah penyelidikan mendalam, akhirnya polisi menangkap EM dan MK pada 7 Oktober 2020.

Kepada polisi, kedua pelaku mengakui perbuatan mereka telah menganiaya korban.

Dalam pengakuannya, tersangka EM justru menuding istrinya, MK, yang sering menganiaya anak angkat mereka

"Saya tidak menganiaya pak, saya hanya memukuli korban dengan kabel dan sesekali dengan rotan," jawab EM kepada Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Leo Nugraha Simatupang, Rabu (14/10/2020).

Meski demikian, EM mengakui bahwa ia dan istrinya sering menganiaya korban karena sang anak sulit makan.

"Saya baru tiga kali memukuli korban, itu karena dia bikin kesal tidak mau makan, biasa yang sering pukul itu istri saya," ujarnya.

Kini kedua pelaku telah ditahan dan terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Diduga Aniaya Anak Angkat hingga Tewas, Pelaku: Saya Hanya Pukul Pakai Kabel dan Rotan

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved