Yandex

Otomotif

Harley Davidson Rencanakan Keluar dari Pasar India

Senin, 28 September 2020 12:20 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM - Harley Davidson umumkan rencananya untuk keluar dari pasar otomotif India.

Produsen kendaraan roda dua asal negeri Paman Sam itu akan menghentikan penjualan dan operasi manufaktur di negeri Bollywood tersebut.

Harley Davidson mengatakan, akan menggunakan strategi baru "The Rewire" yang bertujuan untuk merombak model operasi dan struktur pasarnya.

Di bawah rencana baru, pabrikan motor gede (moge) itu akan menutup fasilitas manufakturnya di Bawal, India dan secara signifikan mengurangi ukuran kantor penjualannya di Gurgaon.

Mengutip BikeWale, Minggu (27/9/2020), merek Amerika itu juga melaporkan akan menambah biaya restrukturisasi sebesar 75 juta dolar AS.

Perusahaan menambahkan dalam pernyataan pers bahwa mereka mengubah model bisnisnya di India dan mengevaluasi opsi untuk terus melayani pelanggannya.

Jaringan dealer akan terus melayani pelanggan selama masa kontrak tertentu.

Harley Davidson belum memberi tahu pelanggannya di India tentang dukungan di masa mendatang.

Strategi "The Rewire" direncanakan bakal berlanjut hingga akhir tahun 2020.

Setelah itu, perusahaan akan melakukan strategi "The Hardwire" yang direncanakan untuk tahun 2021-2025 dan bertujuan untuk membangun kembali merek Harley Davidson dan produk.(*)

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved